Berita Terbaru :
3.640 Pekerja Informal Masuk Program Siaga Kita
Sempat Bersitegang, Bangunan dan Tanaman Tanah Sengketa Dibongkar Paksa
Ditetapkan Sebagai Paslon Dalam Pilkada 2020, Ketua DPRD Kabupaten Malang Diberhentikan
Gus Miftah, MA-Mujiaman Pemimpin Yang Bagus Untuk Dipilih
Ratusan Prajurit TNI Latihan Terjun di Kawasan Persawahan
Kuasa Hukum Zaenal Abidin Minta Majelis Hakim Obyektif
Usai Ikut Undian Nomor Urut, Eri-Armuji Langsung Menyapa Warga
Pasca Ambil Nomer, Machfud-Mujiaman Ziarah Makam Sawunggaling, Sapa Warga Surat Ijo dan Warga Bumiarjo
Ambil Cuti Wakil Bupati Gresik Gelar Apel Perpisahan
KPU Terbitkan PKPU Nomor 13 Larangan Kampaye Terbuka
KPU Sidoarjo Tidak Mengikutkan Kelana-Dwi Astutik Dalam Pengundian Nomer Urut
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni : Angka 2 Simbol Damai, MA-Mujiaman Solusi Bagi Surabaya
Besok Setiap Paslon Harus Menyerahkan Laporan Dana Awal Kampanye
Pasangan Calon Bupati Achmad Muhdlor Ali-Subandi Mendapatkan Nomer Urut 2
BPN Surabaya II Sosialisasikan Program Trijuang
   

JPU KPK Menuntut Bupati Sidoarjo Non Aktif Dengan Hukuman 4 Tahun Penjara
Hukum  Selasa, 15-09-2020 | 12:00 wib
Reporter : Usrox Indra
Bupati Sidoarjo non aktif Syaiful Ilah dituntut JPU KPK dengan hukumana penjara 4 tahun penjara dengan denda 200 juta rupiah subsider 6 bulan penjara. Foto: Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Tim Ketua JPU KPK yang diketaui oleh Arif Suhermanto, Senin (14/9) petang ahkirnya melayangkan tuntutan kepada mantan bupati Sidoarjo non aktif Syaiful Ilah, dengan hukuman 4 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subider 6 bulan penjara, terkait kasus grafikasi beberapa mega proyek yang terjadi di Pemkab Sidoarjo seperti proyek candi prasung, pasar porong dan wisma atlit.

Di depan majelis tindak pidana korupsi  yang dipimpin oleh hakim Cokorda, JPU KPK menilai bupati non aktif Syaiful Ilah terbukti secara meyakinkan menerima suap bebrpa proyek, yang terbukti melalui  jejak digital yang disita oleh KPK.
 
Selain mengantongi  jejek digital, tim KPK melayangakan tuntutan 4 tahun penjaran mendengar  beberapa keterangan saksi yang dihadirkan dalam sidang seperti, Abdul Gofur, Totok Suhermas, dan Sunaji yang memeberikan ketarangan di depan majelis hakim yang menyatakan telah memberi uang sebesar Rp 200 juta kepada mantan bupati sidoarjo Syaiful Ilah.
 
Menanggapi tuntuan jaksa KPK, Syaiful Ilah melalui kuasa hukumnya Samsul Huda akan melakukan tindakan peledoi karena tuntutan KPK, dinilai tidak transparan karena dalam fakta persidangan manatan bupati Sidoarjo mengelak terkait pemberian uang dari para kontraktor sebesa Rp 200 juta. (yos)
 

Berita Terkait

JPU KPK Menuntut Bupati Sidoarjo Non Aktif Dengan Hukuman 4 Tahun Penjara

Saiful Ilah Mengakui Uang Dialirkan ke Deltras

Saiful Ilah Dicecar 20 Pertanyaan Seputar Aliran Dana Rp 350 Juta Dari Pengusaha

Quick Count Sidoarjo, Paslon Saiful Ilah - Nur Ahmad Unggul 59,76 persen
Berita Terpopuler
GMNI Malang Desak Pemerintah Daerah Perhatikan Kesejahteraan Petani
Malang Raya  10 jam

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Popok Bayi Ludes Terbakar
Malang Raya  8 jam

Terdampak Kekeringan, Warga Harus Ambil Air di Tengah Hutan
Peristiwa  13 jam

Nikmatnya Kuliner Legendaris Sate dan Becek Menthok
Icip - Icip  15 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber