Berita Terbaru :
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
   

Pemohon BPUM Membludak 19.000 Melebihi Kuota
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 14-09-2020 | 17:16 wib
Reporter : Tova Pradana
Minat masyarakat tinggi, dalam kurun waktu beberapa hari, pemohon Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kabupaten Madiun melonjak drastis. Terbukti data terbaru di hari Jumat lalu , jumlah pemohon masuk mencapai lebih dari 19 ribu orang. Foto : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Pemohon Bantuan Produktif Usaha Mikro di Kabupaten Madiun membludak. Data yang masuk di Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro setempat mencapai 19.000 pemohon. Hal ini tak sebanding dengan kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat hanya untuk 12 ribu pelaku usaha.

Minat masyarakat tinggi, dalam kurun waktu beberapa hari, pemohon Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kabupaten Madiun melonjak drastis. Terbukti data terbaru di hari Jumat lalu , jumlah pemohon masuk mencapai lebih dari 19 ribu orang.

"Sejumlah pemohon hingga hari ini masih silih berganti mengantarkan berkas permohonan program bantuan dari pemerintah pusat. Sedangkan kuota dari pemerintah pusat hanya sebanyak 12 ribu pelaku usaha," kata Agus Suyudi, Sekdin Disperindagkop Usaha Mikro Kabupaten Madiun.

Dari belasan ribu berkas yang masuk nantinya berkas akan diverifikasi oleh pihak bank, selaku instansi yang mencairkan dana,dengan nominal total Rp 2,4 juta kepada setiap pelaku usaha.

Pendaftaran program BPUM ini rencana akan ditutup pada tanggal 16 September mendatang.(end)


Berita Terkait

Pemohon BPUM Membludak 19.000 Melebihi Kuota

Dampak Pandemi, 2898 Pelaku UMKM Ajukan BPUM
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber