Berita Terbaru :
Diduga Beri Keterangan Palsu, Staf Bawaslu Dilaporkan Polisi
Sampai Saat Ini, Pemprov Jatim Belum Memutuskan Kenaikan UMP 2021
Musim Panen Raya , Petani Mengeluh Harga Jual Tomat Sayur Rendah
Bangkalan Masuk Kabupaten Kategori Potensi Bencana Hidrometeorologi
Dinkop : Tidak Ada Pendaftaran Bantuan UMKM Secara Online
Pengerjaan Gedung Shelter Covid 19 Dimulai
Bawaslu Gandeng Santri Jadi Mitra Pengawasan Pilkada
Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Sekretaris DPC PPP: Meski Sudah Bukan Ketua DPC, Status Ra Mamak Tetap Kader PPP
Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
   

Karaoke Ilegal Masih Marak di Wilayah Ngawi
Mataraman  Sabtu, 12-09-2020 | 15:02 wib
Reporter : Ito Wahyu
Keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) yakni karaoke ilegal di kabupaten ngawi masih banyak. Foto: Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Kabupaten Ngawi makin marak, namun sayangnya jumlah THM yang tidak memiliki izin atau ilegal lebih banyak dari yang legal. Terbukti berdasar data dari Satpol PP setempat hanya ada 2 THM karaoke yang berstatus legal atau sudah mengantongi izin. Sedangkan untuk yang ilegal kurang lebih terdapat 6 THM.

Kepala Satpol PP Ngawi, Eko Heru Tjahjono, mengakui, jika keberadaan tempat karaoke yang ilegal masih cukup banyak. Meski sudah beberapa kali diperangatkan namun secara diam-diam mereka kembali beroperasi.

"Disisi lain untuk memberikan sanksi agar tidak kembali beroperasi kita telah melakukan penutupan dan menyita sejumlah perangkat," jelasnya.

Menurutnya, penyitaan perangkat karaoke itu bisa dikembalikan asalkan dari pihak pengelola atau pemilik sudah memiliki izin operasional THM.

"Terlebih pada masa pandemi covid-19 ini semua aktivitas kegiatan malam juga dilakukan pembatasan termasuk tempat hiburan malam jenis karaoke yang belum diizinkan untuk operasional," jelas Eko Heru Tjahjono, Kepala Satpol PP Ngawi.

Eko Heru menambahkan,  selama pandemi covid-19 sedikitnya tiga thm ilegal ditutup paksa Satpol PP.  "Pertama king hall live music and resto, disusul rumah kaca, dan yang terbaru kafe pikachu," imbuhnya.

Diakuinya masih banyak karaoke lain di Ngawi yang diduga ilegal, namun belum bisa ditertibkan karena belum cukup bukti. (yos)



Berita Terkait

DPRD Desak In Lounge Pub dan Karaoke Ditutup Total

Terjerat Kasus ProstitusI, MUI-FKUB Desak Pemerintah Tutup In Lounge

In Lounge Tak Kantongi Izin Buka Dari Tim Pendekar Waras

Karaoke Ilegal Masih Marak di Wilayah Ngawi
Berita Terpopuler
Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pilkada  10 jam

Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
Malang Raya  11 jam

Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Malang Raya  8 jam

Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber