Berita Terbaru :
Perajin Kayu Bekas Tetap Optimis
KPU Mulai Distribusikan Logistik ke Kecamatan
Sebanyak 22.126 Petugas Penyelenggara Pilkada Tuban Jalani Rapit Test
Ibu Setengah Baya Tertangkap Basah Curi Ikan
Sopir Bus Jalani Tes Kesehatan Dengan Prokes Ketat
Polres Malang Koordinasi Masa Tenang Rawan Money Politic
Covid 19 Melonjak Kapolda Akan Intensifkan Operasi Yustisi
Ekskavasi Situs Sumberbeji Tahap Tiga Berakhir
   

Warga Keluhkan Sebanyak 13 Meteran Listrik Dipasang Secara Liar
Mataraman  Sabtu, 12-09-2020 | 13:21 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Sekitar 13 warga di Desa Joho Kecamatan Pace Nganjuk menjadi korban pemasangan meteran listrik PLN yang asal asalan, warga desa terpencil ini. Foto: Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Belasan warga di Nganjuk mengeluhkan pemasangan meteran listrik yang dipasang secara asal salan oleh rekanan dari PT PLN Rayon Nganjuk. Sebanyak 13 meteran itu dipasang di kandang sapi dan sejumlah rumah rumah warga yang jaraknya hingga 700 meter dari rumah milik pemasang meteran.

Warga mengeluh karena warga merasa ditipu dengan menbayar Rp 4 hingga Rp 5 juta, namun meteran hanya di letakkan di kandang sapi, warga semakin bingung karena kandang dibongkar oleh pemiliknya.

Menurut Jaimin, pemasang meteran listrik, kasus itu terjadi sejak tahun 2011 silam, saat itu ada sebanyak 13 warga Dusun Dampit Desa Joho memasang meteran listrik jenis pulsa, dan mendaftar secara resmi ke PLN Nganjuk.

Oleh rekanan yang ditunjuk oleh PLN, sebanyak 7 meteran listrik semula dipasang di tiang besi ukuran kecil yang dibeli warga.  

"Namun hanya bertahan seminggu saja dan dicopot oleh pihak PLN karena dinilai pemasangan yang dilakukan oleh rekanan itu tak sesuai SOP PLN,  anehnya sekitar 7 meteran listrik itu malah di pindah di kandang sapi, dan selebihnya dititip-titipkan ke rumah rumah warga," kata Jaimin.

Masalah kembali muncul saat pemilik kandang pada Jumat, 11 September 2020 membingkar kandangnya, dan meteran rumah wargapun berserakan dan oleh pihak rekanan pln di pasang di batang kayu yang ditancapkan di sawah warga.

Tentu saja kondisi itu membuat warga resah karena tiang listrik rawan jatuh dan membahayakan, juga warga mengaku susah payah jika terjadi pemadaman harus menuju meteran yang ada di sawah dengan jarak 700 meter untuk menyalakan meteran kembali dan mengisi pulsa.

Warga meminta pihakrekanan atau pln nganjuk harus bertanggung jawab, dan secepatnya memindahkan meteran ke rumah warga sebagai pemasang, dan meminta agar rekanan PLN tidak asal asalan dalam meletakkan meteran listrik.

Pemasangan meteran listrik dikandang itu dibenarkan oleh Kasturi, pemilik kandang sapi, ia membongkar kandangnya untuk di renovasi, dan meminta pln agar sebanyak 7 meteran listrik itu dipindah.

Sementara Wicaksono, Manager PLN area Nganjuk saat berada di lokasi kandang sapi enggan berkomentar ke media terkait kasus pemasangan meteran dikandang sapi tersebut, pihaknya mengaku masih melakukan koordinasi dengan sekumlah pihak terkait.

Hingga saat ini belum ada solusi atas kesalahan pasang meteran listrik tersebut, pihak warga meminta agar pln bisa segera menyelesaikannya dan warga tidak dirugikan atas kesalahan pemasangan dari pihak rekanan PLN tersebut. (yos)

Berita Terkait

Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot

Aliansi Masyarakat Sidoarjo Demo Tolak Kedatangan Habib Riziq Shihab ke Sidoarjo

Belasan Calon Perangkat Desa Kebonagung Protes Panitia Seleksi

Perangkat Desa Hamili Janda, Ratusan Warga Demo
Berita Terpopuler
Covid 19 Melonjak Kapolda Akan Intensifkan Operasi Yustisi
Covid-19  6 jam

Polres Malang Koordinasi Masa Tenang Rawan Money Politic
Malang Raya  6 jam

Sebanyak 22.126 Petugas Penyelenggara Pilkada Tuban Jalani Rapit Test
Peristiwa  2 jam

Sopir Bus Jalani Tes Kesehatan Dengan Prokes Ketat
Malang Raya  4 jam



Cuplikan Berita
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Pojok Pitu

Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Semeru Erupsi, Ratusan Warga di Kecamatan Pronojiwo Semeru Mengungsi
Jatim Awan

Covid Meningkat, Tatap Muka SMA/SMK Dihentikan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber