Berita Terbaru :
78 Kg Sabu-Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Koplo dan Happy Five Dimusnahkan
Usai Apel Pagi PNS Dilingkungan Pemkab Gresik Rebutan Buah-Buahan
64.849 Peserta BPJS Kesehatan Akan Dinonaktifkan
Pemilik Tambang Tewas Tertimbun Longsoran
69 Kelurahan Di Surabaya Nol Kasus Covid 19
Perempuan MKGR Target 10 Ribu Untuk Kemenangan Mahfud Arifin
Belajar 12 Tahun Menjadi Prioritas Utama Paslon Er-Ji
Haul KH Abdul Hamid, Dilakukan Virtual dan Membatasi Jamaah Hadir
FK3 Resmi Cabut Dukung Kelana Beralih Dukung Paslon Nomor Urut 1
Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit, Digali Secara Liar Oleh Oknum dan Kini Dikubur Kembali
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
   

Pencairan Subsidi Gaji di Jatim Baru 560 Ribu Pekerja
Metropolis  Selasa, 08-09-2020 | 19:05 wib
Reporter : Selvy Wang
Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur.
Surabaya pojokpitu.com, Hingga saat ini pencairan subsidi gaji atau upah yang diberikan pemerintah pada pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan di Jawa Timur baru mencapai 560 ribu pekerja, dari total Rp 1,75 juta pekerja .

Pencairan subsidi gaji atau upah dari pemerintah oleh BPJS Ketenagakerjaan Jatim hingga saat ini sudah mencapai 560.670 pekerja, yang ditransfer dalam 2 gelombang. Dari total Rp 1,75 juta pekerja yang menerima subsidi gaji. Untuk gelombang pertama sebanyak 122.379 pekerja dan gelombang kedua 438.291 pekerja. Sedangkan sisanya akan segera dicarikan paling lambat tanggal 15 September mendatang .
 
Menurut Dodo Suharto, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, kendala belum selesainya proses pencairan karena banyaknya nomer rekening yang tidak valid , seperti nomer tidak lengkap atau nomer salah, sehingga pihaknya harus memverifikasi ulang pada perusahaan, agar mengkonfirmasi ulang pada pekerjanya .
 
"Bantuan subsidi upah ini sendiri diberikan pemerintah pusat pada peserta BPJS Ketenagakerjaan, dengan harapan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pekerja, serta menumbuhkan geliat perekonomian masyarakat," tutur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur.
 
Sementara itu, Selasa pagi tadi, BPJS Ketenagakerjaan dan Gubernur Jawa Timur memberikan Paritrana Award, yakni apresiasi pada pamerintah daerah dan pelaku usaha yang berkomitmen dan mendukung pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.(end)
 


Berita Terkait

Pencairan Subsidi Gaji di Jatim Baru 560 Ribu Pekerja
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  13 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  11 jam

Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Peristiwa  7 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber