Berita Terbaru :
Hari Santri, Rapat Paripurna Anggota DPRD Gunakan Atribut Santri
Masuk Zona Kuning Covid-19, Permohonan Izin Hajatan Membludak
Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Masker dan Handsanitizer
   

Ratusan Warga Desa Sidokerto Buduran Demo Menuntut Kaur Kesra Diturunkan Dari Jabatanya
Metropolis  Senin, 07-09-2020 | 13:00 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Ratusan warga Desa Sidokerto Kecamatan Buduran Sidoarjo, melakukan aksi demo di depan kantor desa setempat. Warga meminta kepada Kepala Desa Sidokerto Kecamatan Buduran Sidoarjo, segera memberhentikan perangkat desa dibidang kaur kesra. Foto: Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Dianggap tidak cakap dan tidak melaksanakan susuai tugasnya, seorang perangkat Desa Sidokerto Kecamatan Buduran Sidoarjo, Senin (7/9) pagi tadi diminta mundur oleh ratusan warga yang melakukan aksi di depan kantor desa setempat. Warga mengancam, jika kepala desa tidak mendengarkan aspirasi dari warga, lebih baik kepala desa sidokerto juga mundur dari jabatanya.

Ratusan warga datang ke Kantor Desa Sidokerto dengan membawa miniatur keranda mayat sebagai kado yang berarti bagi Desa Sidokerto.Miniatur keranda mayat tersebut sebagai simbol bahwa perangkat desa yang membidangi masalah sosial tidak layak. Dengan waktu yang bertepatan, ada warga yang meninggal dunia dan sengaja dilewatkan di depan kantor desa menuju pemakaman.
 
Marno,salah satu warga Desa Sidokerto Kecamatan Buduran Sidoarjo, mengatakan, dari awal perikrutan kaur kesra atau mudin sudah bermasalah,tetapi kepala desa masih tetap meloloskan kaur kesera tersebut.
 
"Sebagai syarat sebagai seorang kaur kesra, harus ada surat keterangan dari Depag bawasanya yang bersangkutan layak, harus bisa membaca Al-Quran dan bisa paham urusan agama. Namun yang bersangkutan tidak paham tugas dari kaur kesra," jelas Marno.
 
Camat Buduran, Sentot Kun Mardianto, yang kebetulan hadir dikantor desa menambahkan, dalam aturan bupati, perangkat desa tidak serta merta bisa diberhentika .yang bersangkutan akan diupayakan akan dipindah ke bidang lain. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Oknum Perangkat Diduga Selingkuh Warga Gruduk Kantor Desa

Gugat Tanah Wakaf,Tuai Protes Warga

Demo, Warga Tolak Hutang Rp 200 Milyar Dari PT SMI

Warga Tambak Bayan Tolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi
Berita Terpopuler
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Mask...selanjutnya
Peristiwa  6 jam

Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Pendidikan  5 jam

Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Pendidikan  4 jam

Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber