Berita Terbaru :
Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Relawan Gas Satu Deklarasi Dukung Paslon 01
Wisata Religi di Bulan Maulid Dengan Mengunjungi Museum Rosulullah
Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Pandemi, Warga Sulap Atap Toko Menjadi Kebun Tanaman Hidroponik
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Usaha Tidak Terdampak Pandemi, Terus Alami Peningkatan Konsumen Timbang Tebu
Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Polisi Ungkap 10 Kasus Narkoba Dan Mengamankan Belasan Tersangka
Untuk Beli Susu Anak, Ojol Nekat Curi Sepeda Bermerek
Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
   

Pembelian Pupuk Bersubsidi Harus Menggunakan Kartu Tani
Ekonomi Dan Bisnis  Minggu, 30-08-2020 | 08:10 wib
Reporter : Agus Bondan
Mulai tanggal 1 September mendatang, pembelian pupuk bersubsidi harus menggunakan kartu tani. Foto: Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Menindaklanjuti surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kementrian Pertanian, mulai tanggal 1 September 2020, pembelian pupuk bersubsidi di kios-kios pupuk di Tulungagung wajib menggunakan kartu tani.

Kasi Pupuk dan Alsintan Dinas Pertanian Tulungagung, Triwidyo Agus Basuki, mengatakan, pemegang kartu tani bisa memperoleh pupuk bersubsidi, sejumlah jatah yang disetujui dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi masing-masing. "Jika ternyata kebutuhan di lapangan melebihi kuota tersebut, maka petani harus membeli pupuk dengan harga non subsidi," jelasnya.

Menurut Triwidyo, di awal-awal pelaksanaan kebijakan yang akan berlaku per 1 September mendatang ini khususnya di Tulungagung akan menemui sejumlah kendala, mengingat kartu tani belum terdistribusi seluruhnya.

"Dari sebanyak 83 ribu 412 petani di Tulungagung, baru 40 ribu 416 kartu tani yang telah terdistribusi. Pendistribusian kartu tani tersebut diperkirakan akan selesai pada akhir September, sebelum puncak penyerapan pupuk oleh petani pada bulan Oktober," jelas
Triwidyo Agus Basuki, Kasi Pupuk Dinas Pertanian Tulungagung.

Dengan adanya kebijakan baru tersebut, para petani penyewa dihimbau agar turut menyertakan kartu tani dalam perjanjian sewa lahan, sehingga mereka bisa memperoleh pupuk bersubsidi sesuai jatah lahan yang digarap. (yos)


Berita Terkait

Pembelian Pupuk Bersubsidi Harus Menggunakan Kartu Tani

Puluhan Ribu Petani Terancam Tidak Bisa Mendapatkan Pupuk Bersubsidi

Kuota Pupuk Bersubsidi Hanya 44 Persen Dari Kebutuhan Petani

Pupuk Bersubsidi Masih Langka di Kalangan Petani
Berita Terpopuler
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Malang Raya  11 jam

Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Malang Raya  10 jam

Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
Mlaku - Mlaku  12 jam

Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber