Berita Terbaru :
Pemulihan Ekonomi, Dewan Pastikan Proyek Jembatan Joyoboyo Tuntas Sesuai Target
Kejar Target, Pemasangan Single Seat Sudah Mencapai 80 Persen
Gagal Panen, Petani Tebangi Pohon Jagung Untuk Pakan Ternak
Catat, Ibu Hamil Harus Rajin USG
Mau Maskeran Apa Harus Harus Lipstik?
Lulus S3, Oki Setiana Dewi Raih Gelar Doktor
Mahmoud Eid Pilih di Surabaya Timbang Pulang ke Swedia
Jelang Musim Hujan, Sampah Bambu Menumpuk di Aliran Sungai
Warga Ramai-Ramai Ajukan BPUM Tahap 2
   

Cara Menumbuhkan Bakat Anak di Usia Sekolah
Konsultasi Psikologi  Minggu, 30-08-2020 | 06:14 wib
Reporter :
Surabaya pojokpitu.com, Rublik Konsultasi Pengembangan Diri pojokpitu.com untuk memberikan pelayanan bantuan bagi semua orang yang membutuhkan solusi. Terutama untuk pengembangan kepribadian serta dampak psikologis lain, akibat peristiwa kekerasan, konflik, bencana alam, dampak penyakit dan pengalaman traumatis. Rublik Konsultasi Pengembangan Diri ini terbuka, materi kasus/naskah dikirim melalui email pojokpitu@yahoo.com.

Pertanyaan:

Saya memiliki 3 orang anak, masing - masing usia 14 tahun dan 12 tahun. Yang 14 tahun, sejak kecil sudah terlihat suka membaca, menulis dan menggambar. Maka saya ikutkan les melukis. Dan dia suka sekali, tetapi yang nomer 2, pandai dalam pelajaran sekolah, tetapi selalu iri pada kakaknya yang ikut les menggambar, namun dia sendiri tidak suka menggambar. Dia juga mengaku tidak suka musik. Saya bingung bagaimana menumbuhkan bakat diluar pelajaran sekolah pada diri anak yang nomer 2 ini.

Anneke, Mojokerto

Jawaban:

Ibu Anneke yang terhormat, terima kasih telah berbagi cerita dengan kami. Memang tidak mudah rasanya ketika kasih sayang kita disalahpahami oleh putera puteri kita. Namun begitu, ibu Anneke juga perlu memahami bahwa apa yang dilakukan oleh putera kedua ibu pada dasarnya bukan merupakan manifestasi karakter yang buruk, hal tersebut lebih pada karakter alami seorang adik yang umumnya ingin memiliki hal yang sama persis dengan milik kakaknya.

Namun begitu, ananda juga dapat diberi pengertian terlebih lagi usianya telah 12 tahun sehingga daya abstraksinya telah berkembang. Ibu dapat menyampaikan padanya mengenai konsep adil yang tidak harus sama persis, atau juga dapat melakuan experiential learning (pembelajaran berbasis pengalaman langsung) dengan menunjukkan tanaman/buah yang berada di 1 pohon namun bisa berbeda ukuran dan rasa-di beberapa kasus tertentu dapat berbeda warna atau dapat pula menggunakan contoh lain untuk menjelaskan mengenai suatu konsep bahwa meski saudara kandung, antar satu dan lainnya dapat berbeda fisik, sifat, kemampuan dsb yang bila hal tersebut diperlakukan sama maka justru akan merugikan salah satu pihak. Pesan-pesan atau nilai yang disampaikan melalui pengalaman langsung biasanya akan lebih berkesan dan mudah diingat oleh anak.

Selain itu, ibu juga dapat mengajak putera ibu untuk mengikuti tes psikologi untuk dapat lebih mengetahui apa saja yang menjadi bakat dan minat putera ibu. Hasil tes psikologi tersebut dapat didiskusikan bersama dengannya untuk kemudian menentukan lebih lanjut hal-hal apa saja yang dapat menumbuhkan serta mengembangkan bakatnya.
Semoga berkenan,


Sayidah Aulia ul Haque, M.Psi., Psikolog

Surabaya, 29 Agustus 2020

Berita Terkait

Bagaimana Caranya Naik Jabatan?

Pelatihan Daring Apakah Bermanfaat?

Cara Menumbuhkan Bakat Anak di Usia Sekolah

Bingung Pilih Antara PNS atau Pengusaha
Berita Terpopuler
Warga Ramai-Ramai Ajukan BPUM Tahap 2
Peristiwa  9 jam

Jelang Musim Hujan, Sampah Bambu Menumpuk di Aliran Sungai
Peristiwa  8 jam

Mahmoud Eid Pilih di Surabaya Timbang Pulang ke Swedia
Sepak Bola  7 jam

Mau Maskeran Apa Harus Harus Lipstik?
Life Style  5 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber