Berita Terbaru :
Pemulihan Ekonomi, Dewan Pastikan Proyek Jembatan Joyoboyo Tuntas Sesuai Target
Kejar Target, Pemasangan Single Seat Sudah Mencapai 80 Persen
Gagal Panen, Petani Tebangi Pohon Jagung Untuk Pakan Ternak
Catat, Ibu Hamil Harus Rajin USG
Mau Maskeran Apa Harus Harus Lipstik?
Lulus S3, Oki Setiana Dewi Raih Gelar Doktor
Mahmoud Eid Pilih di Surabaya Timbang Pulang ke Swedia
Jelang Musim Hujan, Sampah Bambu Menumpuk di Aliran Sungai
Warga Ramai-Ramai Ajukan BPUM Tahap 2
   

Bingung Pilih Antara PNS atau Pengusaha
Konsultasi Psikologi  Sabtu, 29-08-2020 | 15:26 wib
Reporter :
Calon Aperatur Sipin Negara sedang mempersiapkan untuk melakukan ujian. Foto: Ilustrasi, dokumen pojokpitu.com
Surabaya pojokpitu.com, Rublik Konsultasi Pengembangan Diri pojokpitu.com untuk memberikan pelayanan bantuan bagi semua orang yang membutuhkan solusi. Terutama untuk pengembangan kepribadian serta dampak psikologis lain, akibat peristiwa kekerasan, konflik, bencana alam, dampak penyakit dan pengalaman traumatis. Rublik Konsultasi Pengembangan Diri ini terbuka, materi kasus/naskah dikirim melalui email pojokpitu@yahoo.com.

Pertanyaan:

Saya ibu rumah tangga memiliki anak yang ingin melepas posisi sebagai PNS untuk menjadi pengusaha. Terus terang saya kuatir, bila anak saya gagal karena ada keluarga yang harus dihidupi. Tetapi anak saya sangat keukeuh dengan keputusannya. Apa yang harus saya lakukan? Membiarkan atau mencegahnya? Nasehat a apa yang harus saya katakan padanya? 

Yuli, Surabaya

Surabaya, 28 Agustus 2020

Jawaban:

Porfesi PNS memang salah profesi yang menjanjikan kestabilan pemasukan hingga hari tua nanti. Meski begitu tidak semua orang sesuai dan merasa nyaman dengan posisi ini karena setiap orang memiliki bakat dan minat masing-masing. Bakat dan minat yang ditekuni dengan baik, akan memungkinkan seseorang untuk mengalami pengembangan dan peningkatan karir dalam hidupnya.

Oleh sebab itu, penting bagi ibu untuk melakukan diskusi ulang dengan putera ibu. Terkait dengan minatnya dan juga bakat apa yang sebenarnya dia miliki. Bila ibu memerlukan hasil tes psikologi sebagai salah satu masukan dari pihak yang berkompeten dan bersifat lebih netral maka akan lebih baik.

Selama diskusi tersebut, ibu juga dapat menanyakan pada putera ibu mengenai kesiapan lahir batinnya bila ingin beralih profesi, termasuk rencana jangka pendek, menengah dan panjang (termasuk di masa tua) apa saja yang dapat dilakukan oleh putera ibu. Bila putra ibu telah memiliki rencana yang cukup matang untuk profesi barunya, maka tidak ada salahnya bila ibu mempertimbangkan keinginan putera ibu untuk beralih profesi.

Namun, bila ternyata putera ibu belum memiliki rencana yang cukup matang pada alih profesinya, maka ibu dapat memberikan saran, diantaranya adalah meminta putera ibu untuk tetap menjadi PNS, namun bila memang berminat di bidang wirausaha maka dapat dijadikan sebagai profesi kedua atau bagian dari hobi.

Semoga berkenan,

Sayidah Aulia ul Haque, M.Psi., Psikolog

Berita Terkait

Bagaimana Caranya Naik Jabatan?

Pelatihan Daring Apakah Bermanfaat?

Cara Menumbuhkan Bakat Anak di Usia Sekolah

Bingung Pilih Antara PNS atau Pengusaha
Berita Terpopuler
Warga Ramai-Ramai Ajukan BPUM Tahap 2
Peristiwa  10 jam

Jelang Musim Hujan, Sampah Bambu Menumpuk di Aliran Sungai
Peristiwa  9 jam

Mahmoud Eid Pilih di Surabaya Timbang Pulang ke Swedia
Sepak Bola  8 jam

Mau Maskeran Apa Harus Harus Lipstik?
Life Style  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber