Berita Terbaru :
Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Relawan Gas Satu Deklarasi Dukung Paslon 01
Wisata Religi di Bulan Maulid Dengan Mengunjungi Museum Rosulullah
Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Pandemi, Warga Sulap Atap Toko Menjadi Kebun Tanaman Hidroponik
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Usaha Tidak Terdampak Pandemi, Terus Alami Peningkatan Konsumen Timbang Tebu
Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Polisi Ungkap 10 Kasus Narkoba Dan Mengamankan Belasan Tersangka
Untuk Beli Susu Anak, Ojol Nekat Curi Sepeda Bermerek
Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
   

Hasil Operasi Gempur Ratusan Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 25-08-2020 | 14:00 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Akibat merugikan negara hingga ratusan juta rupiah, pihak direktorat jenderal bea dan cukai madya pebean C Probolinggo, pada Selasa (25/8) siang memusnahkan ratusan rokok dan miras ilegal. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Bersama-sama pihak Direktorat Jenderal Bea Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Madya Pabean C Probolinggo, Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo dan Kabupaten Lumajang, pada Selasa (25/8) siang memusnahkan ratusan ribu batang rokok ilegal dan minuman keras yang dijual secara bebas.

Hanya dalam sekejab, tumpukan barang bukti rokok hasil penindakan ilegal seketika ludes terbakar. Selain botol minuman keras mengandung ethil alkohol juga dipecahkan menggunakan alat palu.

Aksi pemusnahan ini dilakukan karena Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan berupa rokok, tanpa dilengkai pita cukai, terbukti telah melanggar uu nomer 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU nomer 11 tahun 1995 tentang cukai.

Barang bukti jutaan rokok dan minuman keras tanpa cukai tersebut, merupakan serangkaian hasil kegiatan kepabeanan dan cukai baik melalui jalur darat maupun laut, yang meliputi Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo dan Lumajang.

Pada masa pendemi covid 19, jumlah perokok khususnya di desa-desa semakin meningkat. Selain itu, banyak produksi rokok merk baru bermunculan.  

Ditaksir barang yang berhasi disita mencapai Rp 500 ribu batang lebih, sedangkan kerugian ditaksir mencapai setengah milyar rupiah. Selain tanpa pita cukai, merek rokok-rokok ini rata-rata diplesetkan dari merek rokok ternama.

Menurut Andi Hermawan, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Madya Pabean C Probolinggo, sejak pandemi ini tren warga merokok semakin meningkat, khususnya merokok tanpa cukai. "Selain itu, juga ada peningkatan produksi selama pendemi covid 19 ini," jelasnya.

Diharapkan, pemusnahan barang bukti tanpa pita cukai bisa melindungi masyarakat serta indrusti dalam negeri yang mematuhi ketentuan pemerintah. (yos)


Berita Terkait

Kajari Ponorogo Musnahkan BB Hasil Tindak Kejahatan

Hasil Operasi Gempur Ratusan Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan

Kejari Musnahkan Barang Bukti Kasus

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti
Berita Terpopuler
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Malang Raya  11 jam

Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Malang Raya  10 jam

Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
Mlaku - Mlaku  12 jam

Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber