Berita Terbaru :
Puncak Long Weekend PT Kai Daop 8 Operasionalkan 71 Kereta
Daerah Zona Kuning Ada di 23 Kabupaten Kota
Dinas Pendidikan Harus Realisasikan Program Seragam Gratis Jangan Kembali Gagal
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mandek di Polda Jatim
Jamaah Ansharu Syariah Malang Demo Boikot Prancis
Ketua Tim Pemenangan MAJU: Pilwali Nyaman dan Kondusif
Lokasi Wisata Waterpark Masih Sepi
Antisipasi Banjir dan Jalan Rusak Pj Bupati Sidoarjo Sidak Pengerjaan Jalan
Libur Panjang, Stasiun Bojonegoro Tambah Dua Kereta Api
Anggaran Perbaikan Jalan di Ngawi Turun Drastis
Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Perdana, Risma Kampanye Bersama Eri Cahyadi Sapa Warga Bulak
Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Petugas Pastikan Tempat Wisata Taat Protokol Kesehatan
Tradisi Rebuen Mauludan Berebut Aneka Makanan, Alat Sholat Hingga Minyak Goreng
   

137 Guru Positif Covid-19, 4 Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 di Surabaya
Metropolis  Jum'at, 21-08-2020 | 18:10 wib
Reporter : Selvy Wang
Sebanyak 3.127 guru SD maupun SMP telah dilakukan tes swab oleh Pemkot Surabaya dalam persiapan sekolah tatap muka. Hasilnya, 137 guru dinyatakan positif terpapar covid-19. Foto : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Sebanyak 3.127 guru SD maupun SMP telah dilakukan tes swab oleh Pemkot Surabaya dalam persiapan sekolah tatap muka. Hasilnya, 137 guru dinyatakan positif terpapar covid-19 dan 4 orang guru meninggal dunia akibat positif covid-19.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menyatakan, 4 orang guru yang meninggal dunia positif covid-19 tersebut, disebabkan karena memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

Sementara, terkait adanya kabar 2 SD Negeri di Surabaya yang lockdown karena banyak guru yang terpapar covid-19, Pemkot Surabaya menyatakan, Walikota Surabaya telah mengeluarkan surat edaran untuk para guru, agar melakukan aktivitas bekerja di rumah atau work from home.

Menyikapi terkait rencana sekolah tatap muka di Surabaya, Ketua PGRI Surabaya, Sumarto menyatakan, untuk saat ini sekolah tatap muka dianggap tidak pas untuk dilaksanakan. PGRI Surabaya bahkan sempat menolak usulan Pemprov Jatim untuk melakukan uji coba sekolah tatap muka SMK PGRI 13 Surabaya pada 18 Agustus lalu . Surat edaran untuk guru bekerja dari rumah oleh Walikota Surabaya, dianggap sudah tepat.

Sumarto menambahkan, pembukaan sekolah tatap muka baru bisa dilakukan jika kondisi pandemi covid-19 di Surabaya benar-benar dapat dikendalikan, dan seluruh guru maupun tenaga pendidikan di sekolah telah menjalani pemeriksaan swab.(end) 


Berita Terkait

46 Guru Yang Masih Menjalani Isolasi Karena Positif

137 Guru Positif Covid-19, 4 Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 di Surabaya

Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Berita Terpopuler
Machfud Klaim Unggul 20 Persen di Pilkada Surabaya, Poltracking Enggan Buka Suar...selanjutnya
Pilkada  5 jam

Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Peristiwa  3 jam

Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  17 jam

Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Mlaku - Mlaku  15 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber