Berita Terbaru :
TNBTS Tutup Pendakian Ke Gunung Semeru
Brio Ditabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu, Korban Alami Luka-Luka
Terbakar Cemburu, Bacok Tetangga Dengan Sabit
Razia Kos, Petugas Amankan 3 Pasangan Bukan Suami Istri, Salah Satunya Seorang Pegawai Negeri
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Kantor DPPKAD Ponorogo
Terekam CCTV, Kawanan Pengamen Gondol Motor di Minimarket
1 Pegawai Meninggal dan 12 Positif, Kantor Pajak Ponorogo Di-Lock Down
Jelang Pemungutan Suara, Pemprov Jatim Gelar Rakor Kesiapan Pilkada 9
Diduga Belum Berizin, Proyek Diamond Village Juanda Disoal Warga
Sisir 18 Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjut Atas Kasus Penelantaran Bayi
Kasus Covid 19 Ponorogo Meningkat Signifikan
Tertimpa Dahan Pohon, Pengendara Motor Kritis
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Balita Korban Terseret Air Bah Ditemukan Meninggal
   

137 Guru Positif Covid-19, 4 Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 di Surabaya
Metropolis  Jum'at, 21-08-2020 | 18:10 wib
Reporter : Selvy Wang
Sebanyak 3.127 guru SD maupun SMP telah dilakukan tes swab oleh Pemkot Surabaya dalam persiapan sekolah tatap muka. Hasilnya, 137 guru dinyatakan positif terpapar covid-19. Foto : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Sebanyak 3.127 guru SD maupun SMP telah dilakukan tes swab oleh Pemkot Surabaya dalam persiapan sekolah tatap muka. Hasilnya, 137 guru dinyatakan positif terpapar covid-19 dan 4 orang guru meninggal dunia akibat positif covid-19.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menyatakan, 4 orang guru yang meninggal dunia positif covid-19 tersebut, disebabkan karena memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

Sementara, terkait adanya kabar 2 SD Negeri di Surabaya yang lockdown karena banyak guru yang terpapar covid-19, Pemkot Surabaya menyatakan, Walikota Surabaya telah mengeluarkan surat edaran untuk para guru, agar melakukan aktivitas bekerja di rumah atau work from home.

Menyikapi terkait rencana sekolah tatap muka di Surabaya, Ketua PGRI Surabaya, Sumarto menyatakan, untuk saat ini sekolah tatap muka dianggap tidak pas untuk dilaksanakan. PGRI Surabaya bahkan sempat menolak usulan Pemprov Jatim untuk melakukan uji coba sekolah tatap muka SMK PGRI 13 Surabaya pada 18 Agustus lalu . Surat edaran untuk guru bekerja dari rumah oleh Walikota Surabaya, dianggap sudah tepat.

Sumarto menambahkan, pembukaan sekolah tatap muka baru bisa dilakukan jika kondisi pandemi covid-19 di Surabaya benar-benar dapat dikendalikan, dan seluruh guru maupun tenaga pendidikan di sekolah telah menjalani pemeriksaan swab.(end) 


Berita Terkait

46 Guru Yang Masih Menjalani Isolasi Karena Positif

137 Guru Positif Covid-19, 4 Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 di Surabaya

Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Berita Terpopuler
Satu Keluarga Terseret Air, Satu Bayi Belum Ditemukan
Peristiwa  8 jam

Banjir Bandang Genangi Jalan Propinsi Pengendara Nekat Terobos Arus Banjir
Peristiwa  7 jam

Laskar Sakera dan DPAC Barisan Kader Gus Dur Bantur Siap Amankan Pilkada dan Duk...selanjutnya
Politik  12 jam

Gunung Semeru Terus Keluarkan Guguran Lava
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Tebing Dipadat Pemukiman Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambruk
Pojok Pitu

Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir
Jatim Awan

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber