Berita Terbaru :
Razia Kos, Petugas Amankan 3 Pasangan Bukan Suami Istri, Salah Satunya Seorang Pegawai Negeri
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Kantor DPPKAD Ponorogo
Terekam CCTV, Kawanan Pengamen Gondol Motor di Minimarket
1 Pegawai Meninggal dan 12 Positif, Kantor Pajak Ponorogo Di-Lock Down
Jelang Pemungutan Suara, Pemprov Jatim Gelar Rakor Kesiapan Pilkada 9
Diduga Belum Berizin, Proyek Diamond Village Juanda Disoal Warga
Sisir 18 Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjut Atas Kasus Penelantaran Bayi
Kasus Covid 19 Ponorogo Meningkat Signifikan
Tertimpa Dahan Pohon, Pengendara Motor Kritis
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Balita Korban Terseret Air Bah Ditemukan Meninggal
Humas Pemkot Sanggah Walikota Malang Terpapar Covid-19
Banjir Bandang Surut Warga Bersih-Bersih
Jalur Pantura dan Rumah Warga Terendam Banjir Bandang
   

Berpura-Pura Beli Es Campur, Janda Anak Satu Nekat Embat Hanphone Penjual
Mataraman  Kamis, 13-08-2020 | 18:10 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Berpura-pura membeli es campur, seorang janda anak satu di Kota Mojokerto, nekat mencuri hanphone milik penjual es yang berada diatas meja dagangan.

Adalah IF, janda anak satu warga Kesamben,Jombang, tidak bisa berkelit saat ditangkap anggota polsek prajurit kulon.
Dihadapan petugas, janda anak satu ini mengaku dirinya nekat mencuri HP milik pejual es campur ini, karena terpaksa dirinya membutuh uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari bersama anaknya yang sudah setahun ditinggal suaminya.
 
Kompol Muhammad Puji, Kapolsek Prajurit Kulon, mengatakan, pelaku melakukan pencurian HP ini dengan berpura pura membeli es campur, ketika penjual lengah pelaku langsung membawa kabur hp yang berada diatas lapak penjual es.
 
"Aksi pencurian yang dilakukan pelaku,bukan yang pertam kalinya, pelaku sudah tiga kali melakukan pencurian HP, yang pertama pelaku berhasil mencuri dua buah hp dan dijualnya, namun  yang terakhir pelaku berhasil diringkus petugas," jelas  Kompol Muhammad Puji.
 
Sebelum dijebloskan ke penjara Polsek Prajurit Kulon, janda anak satu,meminta maaf terhadap korban yang sengaja didatangkan oleh petugas, meski korban memberikan maaf terhadap pelaku, proses hukum  tetap berlanjut, atas perbuatanya itu pelaku dijerat dengan pasal 362 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (yos)
 

Berita Terkait

Curi HP Bersama Dengan Temannya, Seorang Pelajar Diamankan Warga

Berpura-Pura Beli Es Campur, Janda Anak Satu Nekat Embat Hanphone Penjual

Curi HP Tamu, Pegawai Guest House Dipolisikan

Tim Jatanras Tangkap Perampas HP Pesepeda Perempuan
Berita Terpopuler
Satu Keluarga Terseret Air, Satu Bayi Belum Ditemukan
Peristiwa  7 jam

Banjir Bandang Genangi Jalan Propinsi Pengendara Nekat Terobos Arus Banjir
Peristiwa  6 jam

Laskar Sakera dan DPAC Barisan Kader Gus Dur Bantur Siap Amankan Pilkada dan Duk...selanjutnya
Politik  11 jam

Gunung Semeru Terus Keluarkan Guguran Lava
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Tebing Dipadat Pemukiman Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambruk
Pojok Pitu

Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir
Jatim Awan

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber