Berita Terbaru :
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
   

Kemenristek Dikti Bekukan Unirow Tuban, Ratusan Mahasiswa Gerudug Yayasan
Pantura  Senin, 13-07-2015 | 18:27 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Mahasiswa berdialog dengan pihak yayasan yang menaungi kampus Unirow. foto: khusni
Tuban pojokpitu.com, Ratusan mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban mendatangi kantor yayasan yang menaungi kampus mereka. Para mahasiswa menuntut agar yayasan segera turun tangan terkait pembekuan status Unirow dan sejumlah persoalan lain yang membelit kampus mereka.

Setelah tim audit akademik Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) pekan lalu menginvestigasi beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur, beberapa di antaranya dibekukan statusnya. Salah satunya Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Pembekuan tersebut bagian dari upaya bersih-bersih terhadap status kampus yang dicurigai menerbitkan ijazah palsu atau ijazah yang melanggar prosedur. Unirow terbukti menyalahi prosedur penyelenggaraan perguruan tinggi. Sehingga universitas terbesar di Tuban ini langsung dibekukan.

Mahasiswa menuntut agar yayasan segera mengganti Hadi Tugur sebagai Rektor Unirow. Mahasiswa juga menuntut agar status nonaktif Unirow dapat aktif kembali pasca dibekukan oleh Menristek Dikti. Selain itu, mereka menuntut agar yayasan melakukan rekrutmen dosen agar rasio dosen dengan mahasiswa berimbang. Mahasiswa mengancam akan berdemo lagi jika tuntutan yang telah disepakati dalam dialog dengan ketua yayasan tidak dapat dipenuhi.

Ketua Yayasan PPLP-PT PGRI Tuban Totok Supijanto mengungkapkan, Unirow secara resmi belum dibekukan karena belum ada surat dari Menristek Dikti. Namun, menindaklanjuti hasil audit tim Menristek Dikti beberapa waktu lalu, pihaknya mengklarifikasi dengan Senat dan Rektorat, serta berkomunikasi dengan Kopertis, sehingga ada kejelasan.

Dikonfirmasi terpisah, Rektor Unirow Hadi Tugur menanggapi dengan santai tuntutan mahasiswa. Menurutnya, penonaktifan atau pembekuan Unirow merupakan suatu alat bagi Kemenristek Dikti untuk melakukan pembinaan. Dia menjamin dalam waktu satu bulan status Unirow akan kembali aktif. Selain itu, pembekuan ini juga tidak mempengaruhi kegiatan belajar mengajar, ijazah, dan wisuda. Melainkan hanya penundaan sertifikasi dan dana hibah saja. (tur/*)








Berita Terkait

Kemenristek Dikti Bekukan Unirow Tuban, Ratusan Mahasiswa Gerudug Yayasan
Berita Terpopuler
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber