Berita Terbaru :
Bekali Karyawan Keahlian Bela Diri, Balmon Buat Dojo Kempo
Mengenal Dua Ulama Besar Pendiri NU dan Muhamadiyah Melalui Film
Machfud Arifin-Mujiaman Ajak Warga Surabaya Perangi Kecurangan di Pilwali
Ujian Hafalan Al-Quran di Tengah Pandemi
LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
KPU Surabaya Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Pemkot Surabaya Kembali Lakukan Rapid Tes di Tempat
Ratusan Taruna-Taruni Ikuti Pelayaran Ke Pulau Terluar
Anjlok, Harga Sayur di Lumajang
Kepepet Biaya Nikah, Pemuda Asal Kupang Ini Bobol Toko
Sepuluh Tahun Bupati Sambari Mengabdi, Banyak Pembangunan Monumental di Kabupaten Gresik
Pernyataan Sikap atas Keputusan Presiden Mengangkat Eks Anggota Tim Mawar di Kementerian Pertahanan
Bermain Judi Online 5 Warga Diamankan
Seorang Gadis di Bawah Umur Digilir Tujuh Pemuda
Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
   

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  Kamis, 13-08-2020 | 06:25 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Keberadaan masker di tengah pandemi covid 19, kini menjadi tren mode tersendiri. Tidak terkecuali jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 di Kota Probolinggo, Jawa Timur, seorang pengrajin batik kebanjiran order masker batik merah putih. Masker ini tetap bermotif batik namun didominasi gambar garuda dan diberi tema masker kemerdekaan.

Di galeri kecil inilah, Ivan Gianto, warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo bersama ibu-ibu sekitar beberapa hari terakhir kebanjiran order masker batik yang tidak seperti masker batik biasanya.
 
Masker yang diorder ini didominasi warna merah putih, dengan motif batik tulisan dirgahayu, gambar bendera merah-putih, hingga lambang burung garuda.
 
Pria berusia 40 tahun ini, sengaja melibatkan ibu-ibu sekitar, mulai menggambar sketsa, mencanting, memberi pewarnaan hingga menjahit menjadi masker.
 
Untuk proses mencanting dan pewarnaan, membutuhkan ketelitian dan ke hati-hatian, jika salah sedikit, kain yang akan dijadikan masker akan dibuang.
 
Media yang dicanting dan diwarna ini berukuran kecil, hingga membuat pengrajin ini terbilang lama untuk memproduksi makser. Bayangkan selama 1 hari hanya mampu membuat 15 masker saja.
 
Kini saatnya melihat hasil karya masker batik Baremi, hemmmm, batik bertema kemerdekaan ini tampil begitu berani dengan warna mencolok merah putih.
 
Pada suasana Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 ini, mungkin masker batik ini menjadi tampilan yang pas untuk dipakai setiap hari.
 
Ayu wandira, salah satu pengunjung Galeri Batik Baremi ini misalnya, saat ini hampir semua jalan-jalan, gang hingga perkampungan dihias warna merah putih. Dengan semangat kemerdekaan dia memilih batik kemerdekaan untuk dipakai setiap hari.
 
Sementara itu, menurut Ivan Gianto, ide muncul karena masker sudah masuk dalam satu mode fashion, apalagi masker batik banyak digandrungi warga baik tua maupun muda. Saat menyambut Hari Kemerdekaan RI, dia mencoba membuat masker batik merah putih, hasilnya justru banyak pesanan.
 
Untuk pemesan, tidak perlu diragukan lagi, mulai dari seputaran kota, hingga luar kota, seperti bali dan medan hingga pulau kalimantan. Penjualannya melalui sistem online. Setiap masker, dibandrol Rp 25 ribu.(end)
 


Berita Terkait

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  22 jam

Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
Peristiwa  7 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  21 jam

LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
Opini  4 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber