Berita Terbaru :
Bawa Paving Dalam Tas, Pemuda Diduga Ceburkan Diri Ke Sungai
24 Botol Miras dan 7 Pemandu Lagu Diamankan Satpol PP
Kampanye Tetap Bermasker Aisyiyah Jawa Timur
Kyai Kampung Hingga Pendeta Dukung dan Bergerak Menangkan MA-Mujiaman
Tanam Tanpa Tanah di Area Paving, Melon Emas Siswa SMK Bergelantungan Dengan Penguat Tali
Bupati Sidoarjo Non Aktif Optimis Bebas Dari Tuntutan JPU KPK
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, Aksi KAMI Dibubarkan
Puluhan Massa Tolak Kegiatan KAMI di Surabaya
Titip Transfer Uang, Warga Ngawi Dibayar Dengan Uang Palsu
Polisi Amankan Mantan Cawabup Madiun Pengedar Uang Palsu
Gubernur Resmikan RSUD Rujukan Bertaraf Internasional, Bakal Jadi Rumah Sakit Terbesar di Tapal Kuda
Jelang Lanjutan Liga 1, Tim dan Perangkat Pertandingan Arema FC Di-Swab Test
Diduga Ngantuk di Tol, Mobil Suzuki Ignis Seruduk Pick Up, 1 Orang Luka
Dinginkan Suasana Politik, Plt Bupati Datangi DPRD Jember
Diduga Bermuatan Politik, Pinjaman Rp 200 Milyar Pemkab Diadukan Ke Bawaslu
   

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Ekonomi Dan Bisnis  Selasa, 11-08-2020 | 02:12 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Beginilah suasana toko-toko perhiasan yang ada di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang yang harus memilih tutup. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Dampak pandemi covid 19 bagi dunia perdagangan emas juga mengalami penurunan drastis, bahkan banyak toko perhiasan yang tutup lantaran tidak kuat membayar pengembalian perhiasan yang memang harga emas sedang mahal.

Hal itu selama pandemi covid 19, disamping mereka membutuhkan uang tambahan, juga harga emas sedang melambung tinggi, dari kisaran Rp 500 ribu untuk emas 70 persen, kini menjadi Ro 700 ribu per gramnya.

Belum lagi untuk emas lantakan lokal, sekarang berada dikisaran Rp 950 ribu dan emas lantakan internasional kisaran satu juta per gramnya, yang membuat harga emas 70 persen juga ikut terdongkrak harganya.

Bahkan, beberapa konsumen yang membeli di tempat lain dan tokonya tengah tutup. Mereka kemudian menjual ditoko perhiasan yang masih buka dan menjual di toko tersebut meskipun sedikit terdapat potongan.

Namun, mereka menjual perhiasan emas sewaktu harga masih kisaran Rp 500 ribu per gram, jika dijual saat harga emas tengah tinggi, maka mereka juga akan mendapatkan keuntungan yang lumayan dan tidak merugi akibat pemotongan.

Seperti yang diungkapkan Iwan Mashudi, pedagang perhiasan emas di Toko Gangsar Pasar Kepanjen, yang menjelaskan bahwa saat ini harga emas sedang tinggi-tingginya yang mulai masuk masa pendemi covid 19 hingga sekarang.

"Banyak toko perhiasan yang tutup akibat banyaknya konsumen yang mengembalikan barang, yang mana harga lantakan lokal dikisaran Rp 950 ribu per gram dan Rp 1 juta untuk emas lantakan internasional," ucapnya.

Mereka berharap harga emas menjadi stabil kembali, sehingga para konsumen kembali berbelanja dan bukannya malah berlomba-lomba menjual perhiasan mereka, yang memang juga akibat pandemi covid 19 yang membutuhkan banyak uang. (yos)

Berita Terkait

Harga Emas Tidak Stabil, Saat Ini Turun Harga Kisaran 50 Ribu

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup

Harga Emas Batangan Naik, Penjual Perhiasan Mengeluh

Harga Emas Dunia Turun Pengaruhi Nilai Ekspor Perhiasan Jatim
Berita Terpopuler
Ratusan Warga Demo Kantor Desa Protes Proyek Perpipaan
Peristiwa  8 jam

Polisi Amankan Mantan Cawabup Madiun Pengedar Uang Palsu
Peristiwa  5 jam

Angin Kencang Disertai Hujan Deras Rusak Puluhan Rumah Warga
Peristiwa  11 jam

Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Ayam Potong Nyungsep
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber