Berita Terbaru :
TNBTS Tutup Pendakian Ke Gunung Semeru
Brio Ditabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu, Korban Alami Luka-Luka
Terbakar Cemburu, Bacok Tetangga Dengan Sabit
Razia Kos, Petugas Amankan 3 Pasangan Bukan Suami Istri, Salah Satunya Seorang Pegawai Negeri
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Kantor DPPKAD Ponorogo
Terekam CCTV, Kawanan Pengamen Gondol Motor di Minimarket
1 Pegawai Meninggal dan 12 Positif, Kantor Pajak Ponorogo Di-Lock Down
Jelang Pemungutan Suara, Pemprov Jatim Gelar Rakor Kesiapan Pilkada 9
Diduga Belum Berizin, Proyek Diamond Village Juanda Disoal Warga
Sisir 18 Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjut Atas Kasus Penelantaran Bayi
Kasus Covid 19 Ponorogo Meningkat Signifikan
Tertimpa Dahan Pohon, Pengendara Motor Kritis
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Balita Korban Terseret Air Bah Ditemukan Meninggal
   

Ratusan Orang Dari Perguruan Pencak Silat, Kembali Serang Warga
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 10-08-2020 | 11:30 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Senin (10/8) dini hari sekitar pukul 2.45 Wib, ratusan orang dari perguruan pencak silat kembali menyerang warga. Kecamatan Desa Kayu Putih Panji dan Desa Trebungan Kecamatan Mangaran, kembali menjadi sasaran amuk massa. Foto: Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Ratusan orang dari perguruan pencak silat kembali serang warga di 2 Kecamatan Situbondo, puluhan rumah milik warga di Desa Trebungan Kecamatan Mangaran dan Desa Kayu Putih Kecamatan Panji, menjadi sasaran amuk massa, pasa Senin (10/8) sekitar pukul 02.45 Wib.

Puluhan rumah warga sepanjang 300 meter di dua desa tersebut dilempari batu oleh orang tak dikenal, akibatnya rumah rumah milik warga mengalami rusak di bagian depan.

Marzuki salah satu korban, mengatakan, serangan susulan kembali terjadi pada senin dini hari. Rumahnya sempat dilempari batu dan seluruh penghuni disuruh keluar rumah.

Namun Marzuki bersama keluarganya tak berani keluar dan tetap bertahan di dalam rumahnya. "Ratusan orang tak dikenal melengkapi diri dengan berbagai senjata tajam saat mendatangi rumahnya," jelas Marzuki.

Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi, menjelaskan, kronologis penyerangan oleh perguruan pnecak silat tersebut. "Penyeragan tak hanya melempari batu ke ryamh warga, sebuah pom bensin dan beberap fasilitas milik warga juga dirtusak serta dibakar," jelasnya.

Bentrok perguruan pencak silat dan warga ini dipicu permasalahan bendera merah putih pada hari Minggu (9/8) sore . Tak terima ditegur mencabut bendera disalah satu rumah warga, massa dari perguruan pencak silat pun terlibat perkelahian. (yos)




Berita Terkait

Warga Trauma Diserang Kembali, TNI Polri Dibantu Brimob Siaga

Tim Identifikasi Polres, Kumpulkan Beberapa Barang Bukti

Diserang Perguruan Pencak Silat, Warga Memilih Bersembuyi

Ratusan Orang Dari Perguruan Pencak Silat, Kembali Serang Warga
Berita Terpopuler
Satu Keluarga Terseret Air, Satu Bayi Belum Ditemukan
Peristiwa  8 jam

Banjir Bandang Genangi Jalan Propinsi Pengendara Nekat Terobos Arus Banjir
Peristiwa  7 jam

Laskar Sakera dan DPAC Barisan Kader Gus Dur Bantur Siap Amankan Pilkada dan Duk...selanjutnya
Politik  12 jam

Gunung Semeru Terus Keluarkan Guguran Lava
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Tebing Dipadat Pemukiman Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambruk
Pojok Pitu

Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir
Jatim Awan

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber