Berita Terbaru :
Mengenal Dua Ulama Besar Pendiri NU dan Muhamadiyah Melalui Film
Machfud Arifin-Mujiaman Ajak Warga Surabaya Perangi Kecurangan di Pilwali
Ujian Hafalan Al-Quran di Tengah Pandemi
LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
KPU Surabaya Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Pemkot Surabaya Kembali Lakukan Rapid Tes di Tempat
Ratusan Taruna-Taruni Ikuti Pelayaran Ke Pulau Terluar
Anjlok, Harga Sayur di Lumajang
Kepepet Biaya Nikah, Pemuda Asal Kupang Ini Bobol Toko
Sepuluh Tahun Bupati Sambari Mengabdi, Banyak Pembangunan Monumental di Kabupaten Gresik
Pernyataan Sikap atas Keputusan Presiden Mengangkat Eks Anggota Tim Mawar di Kementerian Pertahanan
Bermain Judi Online 5 Warga Diamankan
Seorang Gadis di Bawah Umur Digilir Tujuh Pemuda
Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
Swab Pertama 127 Nakes Negatif, Tunggu Hasil Swab Kedua
   

Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 07-08-2020 | 01:22 wib
Reporter : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com, Jelang peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia, penjual bendera, umbul-umbul dan aksesoris peringatan kemerdekaan mulai marak di sejumlah lokasi di Kota Malang.

Seperti yang terlihat di Jalan Mayjen Wiyono, Kesatrian Kota Malang, penjual bendera dadakan yang mulai menggelar lapaknya sejak 1 Agustus lalu.

Menurut Asidi pedagang bendera dadakan, setiap tahun berjualan dilokasi tersebut.  Dibandingkan tahun lalu , penjualan bendera masih sepi dan mengalami penurunan hingga 50 persen. "Dulu hingga hari ke 5 bulan Agustus, sudah mendapatkan Rp 5 juta rupiah, sedangkan tahun ini masih mendapatkan Rp 1,5 juta," kata Asidi.

Hal senada dikatakan Sartini, wanita yang sudah 30 tahun menjual bendera. Mengatakan penjualan bendera menurun dibandingkan tahun lalu. Namun dirinya tetap sabar dan yakin pasti ada rezekinya masing-masing.

Biasanya, 2 minggu menjelang HUT RI pembeli sudah berdatangan. Mayoritas memesan umbul-umbul dan bendera untuk dipasanga di kendaraan hingga perkantoran. Namun saat ini masih sepi, dan hanya beberapa saja.

"Harga bendera maupun aksesoris lainnya bervariasi, tergantung jenis, bahan dan ukurannya. Mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 300 ribu," kata Sartini.

Sartini tetap optimis, ketika sudah mendekati 17 Agustus mendatang, akan banyak yang datang untuk membeli pernak pernik hari kemerdekaan. (pul)

Berita Terkait

Viral, Pria Bawa Bendera Merah Putih Rebahan di Atas Sepeda Motor

Peringati Hari Kemerdekaan, Ratusan Petani Upacara Bendera Di Sawah

Bendera Sepanjang 366 Meter Dipasang di Bundaran Tugu

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  21 jam

Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
Peristiwa  6 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  20 jam

LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
Opini  2 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber