Berita Terbaru :
24 Botol Miras dan 7 Pemandu Lagu Diamankan Satpol PP
Kampanye Tetap Bermasker Aisyiyah Jawa Timur
Kyai Kampung Hingga Pendeta Dukung dan Bergerak Menangkan MA-Mujiaman
Tanam Tanpa Tanah di Area Paving, Melon Emas Siswa SMK Bergelantungan Dengan Penguat Tali
Bupati Sidoarjo Non Aktif Optimis Bebas Dari Tuntutan JPU KPK
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, Aksi KAMI Dibubarkan
Puluhan Massa Tolak Kegiatan KAMI di Surabaya
Titip Transfer Uang, Warga Ngawi Dibayar Dengan Uang Palsu
Polisi Amankan Mantan Cawabup Madiun Pengedar Uang Palsu
Gubernur Resmikan RSUD Rujukan Bertaraf Internasional, Bakal Jadi Rumah Sakit Terbesar di Tapal Kuda
Jelang Lanjutan Liga 1, Tim dan Perangkat Pertandingan Arema FC Di-Swab Test
Diduga Ngantuk di Tol, Mobil Suzuki Ignis Seruduk Pick Up, 1 Orang Luka
Dinginkan Suasana Politik, Plt Bupati Datangi DPRD Jember
Diduga Bermuatan Politik, Pinjaman Rp 200 Milyar Pemkab Diadukan Ke Bawaslu
Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Ayam Potong Nyungsep
   

Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Covid-19  Rabu, 05-08-2020 | 16:00 wib
Reporter : Selvy Wang
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita
Surabaya pojokpitu.com, Pemkot surabaya melalui Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengklarifikasi pernyataan Walikota Tri Rismaharini yang menyatakan Surabaya telah berwarna hijau.

Pernyataan Walikota Surabaya tersebut berdasarkan data dari kementerian kesehatan, terkait peta rate of transmission atau nilai penularan covid-19 yang telah berwarna hijau. Pernyataan itu disampaikan saat Walikota Risma melakukan video conference dengan warga Kecamatan Gunung Anyar,  pada Sabtu 1 Agustus 2020 lalu.

Berdasarkan data tersebut, Risma menyatakan peta  Surabaya sudah berwarna hijau. Artinya tingkat penularan covid-19 sudah rendah, dengan pertimbangan jumlah kesembuhan lebih banyak dari jumlah orang yang sakit .

Mengklarifikasi pernyataan Walikota Surabaya tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita menjelaskan jika peta Surabaya berwarna hijau, artinya angka rate of transmission kurang dari 1. Dengan rate of transmission kurang dari 1 maka penularan covid-19 di Surabaya  sudah terkendali. Posisi  Surabaya dengan rate of transmission kurang dari 1 yakni selama 2 minggu terakhir.

"Jadi yang dimaksud oleh bu wali adalah angka reproduksi efektif di Kota Surabaya kita lihat 2 minggu terakhir 21 Juli, kita lihat angka RT kurang dari 1 angka ini hijau yang disampaikan menggambarkan penularan dapat dikendalikan. Jangan lupa angka ini bergerak dinamis maka masyarakat Surabaya tetap harus melaksanakan protokol kesehatan," kata Febria Rachmanita.

Masih menurut Febria Rachmanita, bahwa angka merah sudah resiko tinggi penularanya, namun jika sudah di bawah 1 berarti sudah terkendali. Bahkan jika RT kurang dari satu kemungkinan penyakit hilang dari populasi. "Kita sempat berada pada posisi itu selama 2 minggu terakhir ini," tambah Febria Rachmanita. (pul)
 



Berita Terkait

Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau

Beredar Surat Edaran Pemkot Galang Dana Dari Karyawan Dan Pegawai Untuk Covid-19
Berita Terpopuler
Ratusan Warga Demo Kantor Desa Protes Proyek Perpipaan
Peristiwa  8 jam

Angin Kencang Disertai Hujan Deras Rusak Puluhan Rumah Warga
Peristiwa  10 jam

Polisi Amankan Mantan Cawabup Madiun Pengedar Uang Palsu
Peristiwa  4 jam

Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Ayam Potong Nyungsep
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber