Berita Terbaru :
Bekali Karyawan Keahlian Bela Diri, Balmon Buat Dojo Kempo
Mengenal Dua Ulama Besar Pendiri NU dan Muhamadiyah Melalui Film
Machfud Arifin-Mujiaman Ajak Warga Surabaya Perangi Kecurangan di Pilwali
Ujian Hafalan Al-Quran di Tengah Pandemi
LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
KPU Surabaya Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Pemkot Surabaya Kembali Lakukan Rapid Tes di Tempat
Ratusan Taruna-Taruni Ikuti Pelayaran Ke Pulau Terluar
Anjlok, Harga Sayur di Lumajang
Kepepet Biaya Nikah, Pemuda Asal Kupang Ini Bobol Toko
Sepuluh Tahun Bupati Sambari Mengabdi, Banyak Pembangunan Monumental di Kabupaten Gresik
Pernyataan Sikap atas Keputusan Presiden Mengangkat Eks Anggota Tim Mawar di Kementerian Pertahanan
Bermain Judi Online 5 Warga Diamankan
Seorang Gadis di Bawah Umur Digilir Tujuh Pemuda
Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
   

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  Rabu, 05-08-2020 | 12:18 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Pemerintah Kota Batu berharap kejadian ini tidak lagi ter ulang, dan bisa jadi bahan evaluasi untuk penanganan pencegahan covid 19. Khususnya pada ibu yang sedang hamil. Foto Rafli Firmansyah
Kota Batu pojokpitu.com, Seorang ibu asal Kota Batu melahirkan di kamar mandi rumahnya di Desa Sumber Gondo awal bulan lalu. Kejadian itu bermula karena status covid 19 yang tercatat pada buku kartu menuju sehat atau KMS yang ditulis Bidan Puskesmas Bumiaji Kota Batu.

Saat ini kondisi Fitria Rohmatika dan sang bayi asal Desa Sumber Gondo Kecamatan Bumiaji Kota Batu dalam kondisi sehat meskipun harus melahirkan bayi di kamar mandi rumahnya. "Terpaksa melahirkan di dalam kamar mandi, karena tidak ada bidan yang mau menangani," kata Fitria.

Fitria menceritakan, saat kehamilannya menginjak usia 8 bulan atau 10 Juni, dirinya mendatangi ke seorang bidan di Dusun Cangar. Lalu melakukan tes cepat atau rapdt tes di bidan tersebut. Kemudian Fitria dirujuk ke RS Pandan atau UPT Puskesmas Bumiaji. Di tempat itu dirinya harus meninggu hasil sekitar 3 jam. "Kemudian saya dipanggil ke ruangan dan diberi tahu berstatus terkena covid 19 plus," kata Fitria.

Ternyata Fitria tidak mendapatkan penjelasan tentang keterangan covid 19 plus tersebut. Selanjutnya Fitria disuruh pulang dan dijanjikan akan ada petugas medis yang akan menyusul ke rumahnya.

Fitria sempat isolasi mandiri selama seminggu. Suaminya juga harus tidur terpisah sedangkan anaknya yang lain dititipkan ke rumah kerabat.

Menginjak usia kehamilan yang 9 bulan atau pada 7 juli 2020, Fitria mengalami kontraksi atau fasedate. Kemudian bersama suaminya mendatangi Dusun  Gondang untuk menemui seorang bidan. "Namun karena ada keterangan covid 19 plus di buku, saya tidak mendapatkan pelayanan semestinya, dengan alasan  sang bidan takut akan terjadi risiko," kata Fitria Rohmatika.

Kisah pilu yang dialami Fitria mendapat perhatian Satgas Covid 19 Kota Batu. Tim yang dipimpin langsung Ketua Satgas sekaligus Walikota Batu Dewanti Rumpoko melakukan klarifikasi terkait kabar melahirkan di kamar mandi.

Sementara itu menurut dr. Kartika Trisulandari, Kadinkes Kota Batu, membenarkan kalau Fitria melahirkan bayi di kamar mandi rumahnya. Penyebabnya perkiraan fasedate atau buka-an tidak tepat. "Sebelum dilarikan ke rumah sakit, bayi tersebut telah lahir duluan di kamar mandi sehingga tanpa pertolongan medis," kata dr. Kartika Trisulandari.

Selain itu, penyebab keterlambatan pertolongan juga dikarenakan  pandemi covid 19. Seorang ibu yang sedang hamil harus di rapid test. Namun yang dialami Fitria menunjukan rapid test pertama menunjukan  reaktif, dan masuk ketegori rentan terinfeksi covid 19. Serta rapid test kedua non reaktif sehingga harus ada penanganan khusus. (pul)

Berita Terkait

Pandemi Covid Berdampak Pada Kehamilan Tidak Diinginkan

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi

Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  22 jam

Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
Peristiwa  7 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  21 jam

LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
Opini  4 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber