Berita Terbaru :
Pemulihan Ekonomi, Dewan Pastikan Proyek Jembatan Joyoboyo Tuntas Sesuai Target
Kejar Target, Pemasangan Single Seat Sudah Mencapai 80 Persen
Gagal Panen, Petani Tebangi Pohon Jagung Untuk Pakan Ternak
Catat, Ibu Hamil Harus Rajin USG
Mau Maskeran Apa Harus Harus Lipstik?
Lulus S3, Oki Setiana Dewi Raih Gelar Doktor
Mahmoud Eid Pilih di Surabaya Timbang Pulang ke Swedia
Jelang Musim Hujan, Sampah Bambu Menumpuk di Aliran Sungai
Warga Ramai-Ramai Ajukan BPUM Tahap 2
   

Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  Rabu, 05-08-2020 | 00:07 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) di Pilkada Sumenep 2020, selama melaksanakan tugas dalam pencocokan dan penelitian atau coklit, mendapati kendala yang dialami, selama bertugas melakukan coklit ke rumah warga. Foto: Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com, Adapun laporan permasalahan yang menjadi kendala petugas PPDP, selama melaksanakan tugas dalam pencocokan dan penelitian atau coklit, data pemilih di pilkada mendatang. Salah satunya warga takut saat kedatangan petugas PPDP, karena menggunakan APD lengkap layaknya tim medis covid-19, ketidakbersediaan warga saat ini menjadi keterlambatan petugas PPDP dalam melaksanakan tugasnya.

Bahkan ada warga yang tidak ingin ditempelin stiker coklit dirumahnya dengan dalih rumah baru di cat dan dinilai stiker dapat mengotoroi rumahnya,

Ada juga warga yang tidak berkenan memberikan identitas kependudukan dengan alasan  trauma. Sebab sebelumnya ada yang meminta data kependudukan untuk mendapatkan bantuan namun sampai saat ini masih belum mendapatkan alias nihil bantuan.
 
Sementara, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sumenep, Syaifurrahman, menyampaikan, segala tindakan yang dilakukan oleh masyarakat, bagaimanapun masyarakat harus tetap tercoklit, agar terdaftar sebagai pemilih di pilkada 2020 mendatang.

"Tinggal bagaimana petugas PPDP memberikan pemhaman dan edukasi kepada masyarakat agar mengetahui pentingnya dicoklit," jelasnya.

Pihaknya mewajarkan akan ketakutan masyarakat terhadap petugas dengan APD lengkap, ketakutan wabah covid-19 dikalangan warga pelosok masih dinilai tinggi.
 
Sampai saat ini, di minggu kedua pelaksanaan coklit data pemilih, data yang sudah masuk sebanyak 65 persen, dan  pelaksanaan coklit akan berakhir pada 13 Agustus. (yos)

Berita Terkait

Bawaslu Pasuruan Temukan 21 Rumah Yang Belum Dilakukan Coklit

KPU Pastikan PMI Tetap Masuk Dalam Daftar Pemilih

Dewan Cek Capaian Pelaksanaan Coklit

Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Berita Terpopuler
Warga Ramai-Ramai Ajukan BPUM Tahap 2
Peristiwa  10 jam

Jelang Musim Hujan, Sampah Bambu Menumpuk di Aliran Sungai
Peristiwa  9 jam

Mahmoud Eid Pilih di Surabaya Timbang Pulang ke Swedia
Sepak Bola  8 jam

Mau Maskeran Apa Harus Harus Lipstik?
Life Style  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber