Berita Terbaru :
Bekali Karyawan Keahlian Bela Diri, Balmon Buat Dojo Kempo
Mengenal Dua Ulama Besar Pendiri NU dan Muhamadiyah Melalui Film
Machfud Arifin-Mujiaman Ajak Warga Surabaya Perangi Kecurangan di Pilwali
Ujian Hafalan Al-Quran di Tengah Pandemi
LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
KPU Surabaya Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Pemkot Surabaya Kembali Lakukan Rapid Tes di Tempat
Ratusan Taruna-Taruni Ikuti Pelayaran Ke Pulau Terluar
Anjlok, Harga Sayur di Lumajang
Kepepet Biaya Nikah, Pemuda Asal Kupang Ini Bobol Toko
Sepuluh Tahun Bupati Sambari Mengabdi, Banyak Pembangunan Monumental di Kabupaten Gresik
Pernyataan Sikap atas Keputusan Presiden Mengangkat Eks Anggota Tim Mawar di Kementerian Pertahanan
Bermain Judi Online 5 Warga Diamankan
Seorang Gadis di Bawah Umur Digilir Tujuh Pemuda
Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
   

Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Metropolis  Selasa, 04-08-2020 | 14:45 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Dari hasil penyidikan lanjutan, pelaku diketahui sudah beraksi di empat belas TKP, di daerah Semampir, Simokerto dan Pabean Cantikan. Foto: Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Unit Reskrim Polsek Semampir berhasil membekuk satu dari dua pelaku pelaku pencurian kendaraan bermotor atau curanmor yang biasa beraksi di kawasan Surabaya Utara.

Adalah Muhammad Faisol (31) warga Bulak Rukem Surabaya, yang akhirnya ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Semampir, lantaran melakukan serangkaian aksi pencurian kendaraan bermotor di 14 TKP di kawasan Semampir, Simokerto dan Pabean Cantikan.

Saat beraksi, ia tak bekerja sendiri, ia bersama satu kawannya berinisial GO yang berperan sebagai joki, sedangkan Faisol berperan sebagai pemetik, atau eksekutor pencurian. Sayangnya, GO belum berhasil ditangkap petugas, dan hingga kini masih dalam pengejaran.

Menurut Kapolsek Semampir, Kompol Agus Ariyanto, penangkapan Faisol berawal dari aksi pencuriannya yang gagal di kawasan Sukodono Surabaya. Wajah Faisol yang saat itu terekam cctv menjadi bekal petugas untuk menangkapnya.

"Saat dilakukan interogasi, pelaku sudah empat belas kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor, yang kemudian dijual kepada seorang penadah di Madura seharga Rp 2 juta per unitnya," kata Kompol Agus Ariyanto.

Sementara itu dihadapan polisi, Faisol mengaku hanya berbekal kunci T modifikasi untuk melakukan pencurian. Ia juga mengaku hasil dari penduriannya ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, Faisol bakal dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara. (yos)





Berita Terkait

Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa

Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor

Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Pesta Miras

Modus Cari Rongsokan, Seorang Pemuda Curi Motor Hingga Dikeroyok Warga
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  22 jam

Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
Peristiwa  7 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  21 jam

LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
Opini  3 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber