Berita Terbaru :
Diduga Beri Keterangan Palsu, Staf Bawaslu Dilaporkan Polisi
Sampai Saat Ini, Pemprov Jatim Belum Memutuskan Kenaikan UMP 2021
Musim Panen Raya , Petani Mengeluh Harga Jual Tomat Sayur Rendah
Bangkalan Masuk Kabupaten Kategori Potensi Bencana Hidrometeorologi
Dinkop : Tidak Ada Pendaftaran Bantuan UMKM Secara Online
Pengerjaan Gedung Shelter Covid 19 Dimulai
Bawaslu Gandeng Santri Jadi Mitra Pengawasan Pilkada
Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Sekretaris DPC PPP: Meski Sudah Bukan Ketua DPC, Status Ra Mamak Tetap Kader PPP
Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
   

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Metropolis  Selasa, 04-08-2020 | 10:20 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Rapid dan swab tes terhadap guru SMP ini dilakukan sebagai persiapan pembelajaran tatap muka di 21 SMP di Surabaya. Foto: Fakhrurrozi
Berita Video : Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Surabaya pojokpitu.com, Rapid tes massal yang digelar Pemkot Surabaya, terhadap 748 guru SMP yang digelar Senin (3/8) kemarin, menghasilkan 65 guru dinyatakan reaktif. Hal tersebuti diungkapkan Irvan Widyanto, Kepala BPB Linmas Surabaya.

Selanjutnya, ke-65 guru tersebut langsung dilakukan swab dan isolasi mandiri di salah satu hotel di kawasan gubeng.

"Swab juga dilakukan terhadap 30 pegawai Pemkot Surabaya yang juga melakukan isolasi mandiri, dan sedang menunggu hasil swab," kata Irvan Widyanto.
 
Rapid tes dan swab ini digelar Pemkot Surabaya terhadap guru SMP sebagai persiapan jelang pembelajaran tatap muka di 21 SMP. Meski banyak mendapat kritikan dari dokter, para ahli dan orangtua, namun pemkot serius memantapkan akan membuka 21 sekolah di lima wilayah zona hijau.

Keseriusan pemkot ini juga ditunjukkan dengan menggelar simulasi pembelajaran tatap muka di 21 SMP.
 
Hingga hari ini, sudah lebih dari sepuluh sekolah menjalani simulasi pembelajaran tatap muka. Selasa (4/8) ini, rencananya simulasi akan digelar dinas pendidikan di dua sekolah, yakni SMP negeri 19 di Jalan Arief Rahman Hakim dan SMP YBPK di Jalan Luntas.

Hasil dari simulasi ini, akan dilakukan monitoring dan evaluasi oleh Dinas Pendidikan dan OPD terkait untuk menentukan 21 sekolah yang layak menggelar pembelajaran tatap muka. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Pemilik Agen Brilink Postif Covid-19, Ratusan Pelanggan Jalani Rapid Test

Hasil Rapid Test Anti Gen, Lima ASN Reaktif Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Pengunjung dan Pengelolan THM Jalani Rapid Test

Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Hewan, Puluhan Pembeli dan Penjual Dirapid Test
Berita Terpopuler
Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pilkada  9 jam

Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
Malang Raya  10 jam

Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Malang Raya  7 jam

Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber