Berita Terbaru :
Bekali Karyawan Keahlian Bela Diri, Balmon Buat Dojo Kempo
Mengenal Dua Ulama Besar Pendiri NU dan Muhamadiyah Melalui Film
Machfud Arifin-Mujiaman Ajak Warga Surabaya Perangi Kecurangan di Pilwali
Ujian Hafalan Al-Quran di Tengah Pandemi
LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
KPU Surabaya Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Pemkot Surabaya Kembali Lakukan Rapid Tes di Tempat
Ratusan Taruna-Taruni Ikuti Pelayaran Ke Pulau Terluar
Anjlok, Harga Sayur di Lumajang
Kepepet Biaya Nikah, Pemuda Asal Kupang Ini Bobol Toko
Sepuluh Tahun Bupati Sambari Mengabdi, Banyak Pembangunan Monumental di Kabupaten Gresik
Pernyataan Sikap atas Keputusan Presiden Mengangkat Eks Anggota Tim Mawar di Kementerian Pertahanan
Bermain Judi Online 5 Warga Diamankan
Seorang Gadis di Bawah Umur Digilir Tujuh Pemuda
Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
   

Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 03-08-2020 | 14:45 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Sebuah kecamatan di Kota Probolinggo menyiapkan armada antar jemput sampai memfasilitasi internet gratis di area kantor kecamatan. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Pandemi virus covid-19 ini, membuat siswa sekolah harus menerapkan belajar menggunakan metode daring atau belajar dalam jaringan. Namun banyak siswa yang tidak mampu belajar menggunakan metode ini, karena mahalnya kuota internet.

Puluhan anak-anak yang merupakan siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama ini, pada Senin (3/8) pagi secara bergantian dijemput untuk nantinya bisa menggunakan internet di Kantor Kecamatan Wonoasiah, Kota Probolinggo.

Anak-anak ini memanfaatkan internet kantor kecamatan untuk belajar dengan metode daring, sekaligus mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru masing-masing.

Mereka selama ini kesulitan membeli kuota internet, selain mahal, kuota internet cepat habis. Pihak kecamatan sendiri selain memfasilitasi penjemputan hingga kembali diantar pulang, juga memfasilitasi 2 unit laptop dan 6 orang relawan pembimbing yang merupakan pegawai kecamatan.

Jika kesulitan dalam mengerjakan tugas, anak-anak bisa bertanya kepada relawan pembimbing ini. Meski baru pertama belajar di kantor kecamatan, namun mereka tetap semangat dalam mengerjakan tugas.
Menurut Najma Saroya, siswa kelas 9 SMPN 8 Kota Probolinggo, dia sangat senang mendapat fasilitas ini, selain mendapat internet gratis, sekaligus bisa berkumpung bersama teman-temannya.
 
"Selama ini saya mendapat kuota internet dari menyisihkan uang saku, namun sejak pandemi virus corona selama 5 bulan ini saya tidak mendapat uang saku," kata Najma Saroya.

Sementara itu menurut Deus Nawandi, Camat Wonoasih, meski baru hari pertama, namun pihaknya berkomitmen membantu siswa. "Khususnya siswa kurang mampu untuk mendapatkan akses internet gratis," terangnya.

Setelah selesai mengerjakan soal-soal atau tugas, selanjutnya 20 anak-anak ini diantar pulang ke rumah masing-masing. (yos)



Berita Terkait

Siswa di Pamekasan Rela Belajar di Pinggir Kali Demi Wifi Gratis

Walikota Malang Persilahkan Siswa Gunakan Wifi Kelurahan

Perjuangan Guru Tempuh Belasan Kilometer Untuk Siswa

Tak Memiliki Hanphone, 29 Siswa SD Belajar Tatap Muka di Area Pemakaman
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  22 jam

Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
Peristiwa  7 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  21 jam

LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
Opini  4 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber