Berita Terbaru :
Ternyata Tanah Negara di PPU Maospati Diperjualbelikan
Nisan Juke Sruduk Avanza, Begini Jadinya
Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Parade Nusantara Tuntut Revisi UU 2/2020 yang Hapus Dana Desa, Hari Ini Agenda Perbaikan Gugatan
Seluruh Parpol Ngawi Deklarasi Usung Pasangan OK
Beredar Surat Keterangan Bebas Covid 19 Palsu
Setiajit-Armaya Resmi Kantongi Rekom PDIP di Pilkada Tuban
Tiga Tenaga Kesehatan Pungpungan Positif Covid-19
Memalukan, Muda Mudi Ini Berbuat Senonoh di Areal Taman Adipura Sumenep
Rem Blong, Truk Hantam Mobil dan Motor
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
   

Sering Cekcok Masalah Rumah Tangga
Mataraman  Sabtu, 01-08-2020 | 15:00 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Inilah rumah pasangan suami istri di Dusun Ngenden Desa Rejoslamet Kecamatan Mojowarno, Jombang. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Rumah lokasi aksi pembunuhan Sri Istuningati yang diduga dilakukan suaminya di Jombang tertutup rapat. Garis polisi masih terpasang di depan pintu rumah sekaligus toko miliknya.

Rumah tersebut milik pasangan suami istri Safaat (49) dan Sri Istuningati (49) di Dusun Ngenden Desa Rejoslamet Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Rumah yang juga toko gerabah ini  tertutup rapat dan terkunci gembok. Sedang di luar terpasang garis polisi pasca insiden terbunuhnya sang istri yang diduga dilakukan suaminya sendiri, Jumat (31/7) malam.
 
Selain Sri Istuningati, Noval (19) anak dari pasutri tersebut juga menjadi korban. Sang anak kini masih menjalani perawatan  di Rumah Sakit Kristen  karena mengalami luka berat. 

Meski jenazah Sri Istuningati masih belum dipulangkan dan masih otopsi di RSUD Jombang, namun sejumlah kerabat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa di sekitar rumahnya.  
 
Kasiadi, tetangga korban mengaku tidak menyangka  jika Safaat tega menghabisi nyawa istrinya sendiri dan melukai anaknya. Aebab sehari-hari Aafaat di kenal sosok baik dalam bergaul dengan tetangga atau warga desa rejoslamet lainnya.

"Tetangga sering mendengar pasangan suami istri ini sering terlibat keributan dan cek cok di dalam rumah. Namun apa pemicu keributan tersebut tidak tau," kata Kasidi.
 
Kasiadi salah satu tetangga rumah paling dekat dengan rumah korban. Setelah melakukan pembunuhan dan penganiayaan, pelaku langsung menyerahkan diri kepada Kasiadi yang kemudian  dilanjutkan ke polisi.

Polisi mengamankan pelaku bersama sebilah golok yang digunakan menghabisi korban dilokasi. Polisi mengaku sampai saat ini masih memeriksa saksi sambil menunggu hasil otopsi guna mengungkap motif nekat  pelaku. (yos)

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara

Sering Cekcok Masalah Rumah Tangga

Pulang Dari Amerika, Safaat Bunuh Istri dan Lukai Anaknya

Pembunuh Sang Guru Adalah Pasutri Pencari Kost
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  16 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  5 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  17 jam

Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber