Berita Terbaru :
TNI Akan Akan Lakukan Latihan Tempur Sikatan Daya
Kabupaten Trenggalek Terapkan Lelang Ikan Online Berbasis Aplikasi, Pertama di Jawa Timur
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Malang Kembali Tutup Jalan Ijen dan Veteran
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
   

Tidak Diberi Uang, Pelaku Pembunuhan di Sidoarjo Tusuk Korban Sebanyak 22 Kali
Metropolis  Kamis, 30-07-2020 | 18:06 wib
Reporter : Usrox Indra
Pasangan suami istri Hesti dan Sainudin mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah berhasil ditangkap sat reskrim Polresta sidoarju , setelah melakukan pembunuhan pada jumat malam tanggal 24 juli kemarin. Foto: Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Tidak diberikan hutang untuk pulang kampung, pasangan suami istri Hesti dan Sainudin warga Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, nekad menghabisi Mahdalena Tien Kartini, pemilik panti pijat di Waru, Sidoarjo.

Kombespol Sumardji Kapolresta Sidoarjo, menjelaskan, dihadapan petugas, tersangka sebenrnya mengaku kesal tantaran tidak boleh memijam uang untuk pulang kampung  dan tidak diberi oleh korban.

"Kerena kesal  pelaku nekad  menusuk korban dengan menggunakan gunting, dan penusukan dilakukan sebanyak 22 kali sampai korban menghembuskan nafas trakhirnya di kamar pribadinya," kata Kombespol Sumardji.

Melihat korbannya meninggal berlumuran darah, kedua tersangka kemudian kabur ke Pulau Bali. Kedua pelaku tertangkap oleh petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Waru dan Resmob Polresta Sidoarjo di Bali .
 
Dari tangan tersangak petugas berhasil mengamankan uang Rp 60 jutadan sejumlah perhiasan  milik korban.
 
Untuk mempertanggung jawabkan perbauatnay kedua tersangaka  dijerat pasal 365, 340 sub 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. (yos)
 

Berita Terkait

Tidak Diberi Uang, Pelaku Pembunuhan di Sidoarjo Tusuk Korban Sebanyak 22 Kali

Sadis, Ini Alasan Totok Habisi Mertuanya di Ganting

Ibu Rumah Tangga Tewas Bersimbah Darah di Ruang Tamu, Diduga Korban Perampokan

Terbakar Cemburu, Syarifudin Bunuh Sadis Istrinya di Depan Sang Anak
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  10 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  7 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  16 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  22 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber