Berita Terbaru :
Pemuda Ponorogo Ubah Limbah Bambu Menjadi Cangkir dan Teko Cantik
KPU Situbondo Sosialisasi Tahapan Pencalonan Kepala Daerah
Dampak Pandemi, 157 Perusahaan Menunggak Iuran BPJS Kesehatan
Sulap Limbah Tali Plastik Jadi Tas Bernilai Rupiah
Dewan Desak Pemkot Segera Cairkan Anggaran KPU Untuk Pilkada
Sengketa Pilkada, KPU Surabaya Menolak Permohonan Bapaslon Yasin - Gunawan
Tertangkap Warga, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihakimi Massa
Kampung Tanggap Kebakaran Surabaya Diresmikan Hari Ini
Rekomendasi Paslon Desk Pilkada PKS Baru Diumumkan
Waspada ! 9 Daerah di Jatim Masih Zona Merah Dengan Penularan Cukup Tinggi
Seorang Kakek Meninggal Saat Memancing di Laut
Masa Pandemi Covid 19, Perajin Peti Mati Banjir Order
Fetish Jarik Modus Riset Karena Dorongan Seksual
Penjual Umbul - Umbul Agustusan Kini Sepi Pembeli
Viral di IG, Anak Usir Orang Tua Sambil Diteriaki Maling
   

Seorang Guru Rela Mengajar Hingga Tengah Sawah Saat Wabah Corona
Sosok  Rabu, 29-07-2020 | 20:12 wib
Reporter : Ken Ibrahim Sakti
Selain ditempat terbuka, Guru Safuan juga mendatangi rumah warga. Ada beberapa anak yang berkumpul untuk nenanti pak guru memberikan pelajaran. Foto Ken Ibrahim Sakti
Lamongan pojokpitu.com, Seorang guru kelas 4, SDN Kedungkumpul 1 Kecamatan Sarirejo , Lamongan, mendatangi satu persatu muridnya untuk memberikan materi pelajaran. Bahkan sang guru bersama teman guru lainnya , rela harus ke sawah saat muridnya sedang membantu orang tuanya.

Safuan, guru kelas 4 SDN Kedungkumpul 1, Kecamatan Sarirejo , Kabupaten Lamongan mengunjungi para siswanya yang belum masuk akibat dampak pandemi covid-19. Tak terkecuali bagi murid yang tidak berada di rumah, Safuan harus rela mendatangi muridnya yang sedang berada dipersawahan.

Layaknya berada di dalam ruangan kelas, Safuan tidak merasa canggung untuk memulai pelajaran. Pak Guru Safuan memberikan materi pelajaran sesuai dengan jadwal pelajaran sekolah, juga menyampaikan secara lisan materi pelajaran di depan  muridnya .

"Karena menjadi program Dinas Pendidikan, juga sebagai bentuk perhatian kami terhadap semua murid. Selain proses belajar mengajar secara on line, harus bertatap muka dengan murid, dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Safuan.

Proses belajar dengan cara mendatangi murid satu persatu dirasa sangat jitu, sehingga akan muncul perasaan senang bagi muridnya. Sedangkan bagi siswa, mereka merasa kangen dengan suasana belajar di sekolah. Karena sudah lama tidak bertemu dengan banyak teman, dan berharap corona segera berlalu. (pul)


Berita Terkait

Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota

Terkendala Internet, Guru Datangi Siswa di Rumah

Guru Harus Aktif, Lakukan Jemput Bola Demi Siswa Tak Memiliki Gawai

Seorang Guru Rela Mengajar Hingga Tengah Sawah Saat Wabah Corona
Berita Terpopuler
Viral di IG, Anak Usir Orang Tua Sambil Diteriaki Maling
Peristiwa  9 jam

Foto Terbaru, Tubuh Mike Tyson Ramping, Dadanya Bidang, Bisepnya Kukuh
Olah Raga  24 jam

Sering Blayer Motor Saat di Kampung, Bapak Anak Kompak Keroyok Tetangga
Malang Raya  19 jam

Kantor Imigrasi Ponorogo Akan Naik Status Kelas II
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber