Berita Terbaru :
Tempat Wisata di Jalur Jatim Jateng Dipenuhi Pengunjung
Ratusan Kaum Milenial di Jatim Mengikuti Lomba Cipta Lagu Partai Golkar
Antisipasi Penyebaran Corona Saat Libur Panjang, Petugas Awasi Tempat Wisata
Ditutup Peziarah Makam Gus Dur Baca Tahlil di Luar
Puncak Long Weekend PT Kai Daop 8 Operasionalkan 71 Kereta
Daerah Zona Kuning Ada di 23 Kabupaten Kota
Dinas Pendidikan Harus Realisasikan Program Seragam Gratis Jangan Kembali Gagal
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mandek di Polda Jatim
Jamaah Ansharu Syariah Malang Demo Boikot Prancis
Ketua Tim Pemenangan MAJU: Pilwali Nyaman dan Kondusif
Lokasi Wisata Waterpark Masih Sepi
Antisipasi Banjir dan Jalan Rusak Pj Bupati Sidoarjo Sidak Pengerjaan Jalan
Libur Panjang, Stasiun Bojonegoro Tambah Dua Kereta Api
Anggaran Perbaikan Jalan di Ngawi Turun Drastis
Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
   

Kakek Tumiran Tewas Dianiaya Anaknya Yang ODGJ
Mataraman  Kamis, 23-07-2020 | 13:26 wib
Reporter : Agus Bondan
Korban Tumiran dipukuli dan dibenturkan ke tembok rumahnya hingga tewas. Foto Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Diduga mengalami gangguan jiwa, seorang pemuda di Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, tega menganiaya ayah kandungnya hingga tewas.

Kejadian Kamis (23/7) pagi ini membuat Tim Inafis dan Satreskrim Polres Tulungagung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara penganiayaan hingga korban meninggal. Lokasi di Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.

Korban tewas Tumiran (80) ditemukan pertama kali oleh saksi Ilham, dalam posisi tergeletak di halaman rumah dan dipangku oleh pelaku yang tidak lain anak kandungnya, Imam Basori. Korban mengalami sejumlah luka memar di wajah dan tangan.

Warga yang mendatangi lokasi kejadian sempat tidak berani mendekat, karena takut pelaku yang diketahui mengalami gangguan jiwa mengamuk. Pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh salah satu perangkat desa kemudian dibawa ke kantor polisi.

Kepala Desa Banjarejo, Zainuddin, menjelaskan pelaku mengalami gangguan jiwa sejak 10 tahun terakhir, dan sudah empat kali masuk rumah sakit jiwa. "Kejadian pembunuhan terjadi pada Kamis dini hari, dikuatkan oleh keterangan sejumlah tetangga yang mendengar cek cok antara korban dan pelaku," kata Zainudin.

Sementara itu dari penyelidikan sementara , korban diduga dianiaya dengan cara dipukuli dan dibenturkan ke tembok. Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Rejotangan. Iptu Hery Purwanto , Kapolsek Rejotangan mengatakan, terkait status pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa, polisi masih akan melakukan pemeriksaan kejiwaan. (pul)

Berita Terkait

Kakek Tumiran Tewas Dianiaya Anaknya Yang ODGJ

Sakit Tak Bergizi, Kakek Jaminoto Dievakuasi Petugas Berbaju APD

Kakek Tewas di Dalam Sumur Saat Selamatkan Kambingnya Yang Tenggelam

Seorang Lelaki di Ngawi Tewas Dalam Sumur
Berita Terpopuler
Machfud Klaim Unggul 20 Persen di Pilkada Surabaya, Poltracking Enggan Buka Suar...selanjutnya
Pilkada  7 jam

Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Peristiwa  5 jam

Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Malang Raya  5 jam

Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  18 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber