Berita Terbaru :
Bekali Karyawan Keahlian Bela Diri, Balmon Buat Dojo Kempo
Mengenal Dua Ulama Besar Pendiri NU dan Muhamadiyah Melalui Film
Machfud Arifin-Mujiaman Ajak Warga Surabaya Perangi Kecurangan di Pilwali
Ujian Hafalan Al-Quran di Tengah Pandemi
LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
KPU Surabaya Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Pemkot Surabaya Kembali Lakukan Rapid Tes di Tempat
Ratusan Taruna-Taruni Ikuti Pelayaran Ke Pulau Terluar
Anjlok, Harga Sayur di Lumajang
Kepepet Biaya Nikah, Pemuda Asal Kupang Ini Bobol Toko
Sepuluh Tahun Bupati Sambari Mengabdi, Banyak Pembangunan Monumental di Kabupaten Gresik
Pernyataan Sikap atas Keputusan Presiden Mengangkat Eks Anggota Tim Mawar di Kementerian Pertahanan
Bermain Judi Online 5 Warga Diamankan
Seorang Gadis di Bawah Umur Digilir Tujuh Pemuda
Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
   

Jelang Pilwali Polrestabes Bekuk 381 Tersangka Hasil Ops Sikat Semeru
Metropolis  Selasa, 21-07-2020 | 18:30 wib
Reporter : Juli Susanto
Inilah 381 tersangka dari 494 kasus hasil operasi sikat semeru 2020, yang berhasil diungkap anggota Polrestabes Surabaya dan jajaran, yang digelar selama kurun waktu 12 hari. Foto: Julis Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Jelang pilwali 2020 serta ditengah masa pandemi covid-19 , Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap 494 kasus dan 381 tersangka, hasil operasi sikat semeru 2020, bersama polsek jajarannya dalam kurun waktu 12 hari.

Dari ratusan perkara, pembobolan rumah kosong menjadi kasus menonjol, dimana salah satu kasus merupakan sindikat jaringan antar kota dan provinsi, serta mengakibatkan 2 tersangka tewas setelah ditembak polisi karena melakukan perlawanan.

Dari data tercatat, sebanyak 210 kasus dengan 161 merupakan tersangka pencurian dengan pemberatan, yang beroperasi di wilayah Surabaya. Sementara 98 kasus dengan 78 tersangka merupakan kasus pencurian dengan kekerasan, dan perkara pencurian kendaraan bermotor sebanyak 135 kasus dengan 87 tersangka.

Selain perkara 3 C diatas, tercatat perkara perampasan yang dilakukan oknum deb collector swbanyak 1 kasus dan 1 tersangka. Serta penyalahgunaan sajam , senpi dan bahan peledak sebanyak 34 kasus dengan 39 tersangka.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, mengatakan, dari total, perkara pencurian dengan pemberatan, yakni pembobolan rumah kosong menjadi perkara menonjol yang ditangani kepolisian.
"Dimana perkara yang diungkap pada 13 Juli itu, diantaranya melibatkan sindikat yang beraksi antar kota dan provinsi, 4 tersangka kasus ini juga telah beraksi di 7 TKP hanya dalam waktu sepekan," jelas Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.

Bahkan dua diantara tersangka harus memegang nyawa setelah ditembak polisi karena melakukan perlawanan saat penangkapan.

Operasi sikat semeru 2020 digelar untuk menekan angka kriminalitas dan mempertahankan suasana kondusif Kota Surabaya, terutama ditengah pandemi covid-19 , serta menghadapi pelaksanaan Pilwali Kota Surabaya yang rencana digelar tahun ini. (yos)





Berita Terkait

Dua Pekan Operasi Sikat Semeru, Polres Tangkap 18 Tersangka

Jelang Pilwali Polrestabes Bekuk 381 Tersangka Hasil Ops Sikat Semeru

Belasan Truk Terjaring Operasi Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas

Operasi Semeru, Banyak Pengendara Nekat Putar Balik
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  21 jam

Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
Peristiwa  7 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  20 jam

LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
Opini  3 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber