Berita Terbaru :
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Korupsi Dana Desa Mantan Kades Ditangkap Polisi
Laka Beruntun 4 Truk Terjadi di Jalur Selatan Pasuruan, 3 Penumpang Luka-Luka
Hari Kedua Pencarian Orang Tenggelam Diperluas Hingga 10 Kilometer
Kejari Tulungagung Tahan Tersangka Korupsi PDAM
   

Marak Galian C Ilegal Beroperasi di Sampang
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 17-07-2020 | 14:45 wib
Reporter : Ali Muhdor
Marak galian C ilegal beroperasi di Kabupaten Sampang membuat aktivis gerakan advokasi tambang rakyat mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah untuk membahas legalitas perizinan galian C di Kabupaten Sampang. Foto: Ali Muhdor
Sampang pojokpitu.com, Marak galian C ilegal beroperasi, puluhan aktivis mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mendorong pemerintah daerah bertindak tegas terhadap pelaku usaha galian C yang tidak berizin, karena dinilai tidak menguntungkan bagi kemakmuran masyarakat banyak.

Pada pertemuan ini, DPRD menghadirkan organisasi perangkat daerah mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, DPMPTSP, BPPKAD serta Satpol PP yang bertanggungjawab terhadap keberadaan galian C ini.

Ketua Jaka Jatim, Moh. Sidiq, meminta pemerintah daerah harus menindak tegas pelaku galian c yang beroperasi tanpa izin di Kabupaten Sampang.

"Jangan sampai Kabupaten Sampang hanya mendapatkan sampahnya saja, sedangkan manfaatnya tidak ada bagi kemakmuran masyarakat banyak," kata Sidiq.

Sementara Kabid Penataan dan Pengelolaan Lingkungan, Moh. Zainullah, menerangkan bahwa galian C yang beroperasi di sampang mencapai 24 galian C.

"Namun dari 24 tersebut hanya 3 yang sudah berizin, sedangkan 8 dari 21 sudah melakukan pengurusan perizinan dan sisanya belum melakukan pengurusan perizinan," ucap Moh. Zainullah.

Dari hasil audiensi ini Wakil Ketua I DPRD Sampang, Amin Arif Tirtana, akan turun langsung ke lokasi galian C baik yang sudah berizin maupun yang belum berizin.
"Termasuk kepada bupati, kita akan menyampaikan dalam rapat koordinasi untuk mendorong dinas terkait memfasilitasi penambang galian C saat mengurus izin," jelas Amin Arif Tirtana.

Dijelaskan dalam UU nomer 4 tahun 2009 pasal 158 tentang pertambangan mineral dan batu bara, pelanggar bisa dikenai sanksi pidana 10 tahun dan denda Rp 10 milliar,  bahkan dalam peraturan bupati juga diatur no 16 tahun 2014 dalam isinya, memerintahkan seluruh kegiatan usaha harus berizin. (yos)

Berita Terkait

Marak Galian C Ilegal Beroperasi di Sampang

Merusak Lingkungan Tambang Galian C Ditutup Paksa Satpol PP

Pengusaha Watu Dakon Wajib Melakukan Pemulihan

Pengusaha Watu Dakon Resort Mengaku Lalai Soal Izin
Berita Terpopuler
Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  9 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  8 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  2 jam

Waspadai Potensi Bencana, Pacitan Pukul Kentongan Serentak
Peristiwa  17 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber