Berita Terbaru :
Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Parade Nusantara Tuntut Revisi UU 2/2020 yang Hapus Dana Desa, Hari Ini Agenda Perbaikan Gugatan
Seluruh Parpol Ngawi Deklarasi Usung Pasangan OK
Beredar Surat Keterangan Bebas Covid 19 Palsu
Setiajit-Armaya Resmi Kantongi Rekom PDIP di Pilkada Tuban
Tiga Tenaga Kesehatan Pungpungan Positif Covid-19
Memalukan, Muda Mudi Ini Berbuat Senonoh di Areal Taman Adipura Sumenep
Rem Blong, Truk Hantam Mobil dan Motor
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
PKB Rekom Gus Ipul Maju Pilwali Kota Pasuruan
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
   

FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Mataraman  Kamis, 16-07-2020 | 15:40 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Dengan mengendarai mobil dan motor sekitar 150 orang dari berbagai ormas di Nganjuk dan dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan TNI Polri (FKPPI) cabang 1310 nganjuk ,menggelar aksi demo didepan kantor DPRD Nganjuk. Foto: Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Ratusan massa dari berbagai ormas dan FKPPI Nganjuk, melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Dprd Nganjuk , menuntut penolakan atas pengesahan RUU HIP. Sempat terjadi ketegangan antara polisi dan korlap aksi, massa juga membakar karanda mayat dan bendera bergambar PKI.

Dengan mengendarai mobil dan motor sekitar 150 orang dari berbagai ormas di Nganjuk dan dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan TNI Polri (FKPPI) cabang 1310 nganjuk ,menggelar aksi demo didepan kantor DPRD Nganjuk.

Sempat terjadi ketegangan antara Joko Sabdono, korlap aksi dengan pihak polisi, karena polisi melarang mobil pembawa sound system masuk halaman DPRD.

Akhirnya polisi membolehkan massa masuk dan membacakan tuntutannya di halaman dalam DPRD Nganjuk. Di dalam halaman DPRD massa juga membakar karanda mayat dan bendera PKI.

Massa juga membentangkan poster berisikan tuntutan agar PKI dibumihanguskan dari ibu pertiwi negara Indonesia.
Dalam tuntutannya, Joko Sabdono, Ketua  Pengurus Cabang 1310 FKPPI Nganjuk, menuntut penolakan atas UU HIP dan menuntut agar upaya legislasi dan pengesahan untuk dihentikan.

"Kita juga menuntut agar Presiden RI tidak mengesahkan RUU HIP serta agar penegak hukum bisa mengusut inisiator RUU HIP," kata Joko Sabdono Ketua  Pengurus Cabang 1310 FKPPI Nganjuk.

Usai aksi pembakaran, massa ditemui oleh anggota DPRD dan dilakukan audensi bersama anggota DPRD Nganjuk.

Menurut Ulum Bastomi, Wakil Ketua 1 DPRD Nganjuk, menampung semua aspirasi dari massa dan akan melaporkannya ke DPRD pusat.

Usai mendapat jawaban dari DPRD massa membubarkan diri dengan tertib. Sempat terjadi kemacetan dijalur propinsi karena mobil massa sempat tersangkut tanting pohon. (yos)

Berita Terkait

FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP

Dianggap Lecahkan Agama, Ormas Islam Demo Minta Ahok Dipidanakan

Warga Parakaan Tolak Ormas Keagamaan di Desanya

Ratusan Massa Ormas Islam Demo Bupati Tuntut Tutup Karaoke
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  15 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  4 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  16 jam

Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolingg...selanjutnya
Mlaku - Mlaku  14 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber