Berita Terbaru :
Warga Mulai Berdatangan, Namun Banyak Abaikan Protokol Kesehatan
Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Pasien Covid 19 Bertambah Tujuh Orang, Satu Diantara Guru SMP
KPU Ngawi Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih 77,5 Persen
Menteri Desa Siapkan Dana Rp 40 Triliun Untuk Reborn Ekonomi Desa
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
   

Mahasiswa Demo Tolak Omnibus Law
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 16-07-2020 | 15:20 wib
Reporter : Moh. Hasan
Puluhan massa yang tergabung BEM Fakultas Universitas Madura menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Pamekasan, menolak pembahasan omnibus law. Foto: Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Universitas Madura, pada Kamis (16/7) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur. Dalam aksi tersebut, mereka menolak dan meminta menghentikan pembahasan omnibus law karena dinilai cacat prosedural.

Selain itu mereka juga meminta anggota dprd pamekasan agar bersama-sama menolak dan menghentikan pembahasan omnibus law, yang dinilai cacat prosedural dan bermasalah dalam substansi. .
 
Affan Asari, korlap aksi, menjelaskan, pihaknya menuntut agar membatalkan pengesahan ruu omnibus law sebab dirasa bertentangan  dengan undang undang no 15 tahun 2019 pasal 5 dan pasal 96 atas pembahasan undang undang no 12 tahun 2011, menolak sentralisasi kekuasaan melalui omnibus law cipta kerja dan meminta dprd pamekasan untuk menggugat RUU omnibus law agar dibatalkan.
 
Sementara Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rohman, saat menemui para pendemo menyampaiakan terima kasih kepada mahasiswa yang telah menolak omnibus law.
 
"Penolakan tesrebut akan dijadikan acuan DPRD Pamekasan untuk ikut serta dan  mendampinginya dalam penolakan omnibus law," jelasnya.
 
Setelah itu, puluhan massa mahasiswa bersama pimpinan DPRD Pamekasan mengangkat tangan bersama-sama sebagai simbol penolakan terhadap omnibus law, lalu kemudian mereka langsung membubarkan diri. (yos)

Berita Terkait

Gelar Demo, Mahasiswa Segel Gedung Dewan

Demo Mahasiswa Unair Minta Keringanan UKT Berlangsung Ricuh

Demo Mahasiswa Tolak Raperda RTRW Berakhir Ricuh

Belasan Aktifis PMII Gelar Demo Tolak Raperda RTRW
Berita Terpopuler
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam

Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Peristiwa  2 jam

Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Politik  3 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber