Berita Terbaru :
Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Parade Nusantara Tuntut Revisi UU 2/2020 yang Hapus Dana Desa, Hari Ini Agenda Perbaikan Gugatan
Seluruh Parpol Ngawi Deklarasi Usung Pasangan OK
Beredar Surat Keterangan Bebas Covid 19 Palsu
Setiajit-Armaya Resmi Kantongi Rekom PDIP di Pilkada Tuban
Tiga Tenaga Kesehatan Pungpungan Positif Covid-19
Memalukan, Muda Mudi Ini Berbuat Senonoh di Areal Taman Adipura Sumenep
Rem Blong, Truk Hantam Mobil dan Motor
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
PKB Rekom Gus Ipul Maju Pilwali Kota Pasuruan
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
Dua Bakal Calon Bupati Sidoarjo Masih Menunggu Rekom DPP PDIP
   

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti
Malang Raya  Kamis, 16-07-2020 | 14:36 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Beginilah pemusnahan barang bukti periode Januari hingga Juni yang dilakukan kejari kabupaten malang dengan perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang memusnahkan barang bukti untuk perkara, yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah sejak Januari hingga Juni.

Sebanyak 152 perkara yang sudah putus dan memiliki ketetapan hukum, didominasi perkara narkoba dengan jumlah perkara 72, yang dimusnahkan agar tidak beredar kembali.

Menurut Sobrani Binzar, Kasi Pidum Kejari Kabupaten Malang menjelaskan,  untuk perkara narkoba yang sudah inkrah turut dimusnahkan barang bukti sebanyak hampir 2 kilo narkoba jenis ganja, dan hampir 2 ribu gram sabu hasil ungkap Satresnarkoba Polres Malang dan BNNK Malang yang sudah putus.

"Sedangkan untuk pil double L sebanyak 11 ribu lebih dan juga obat berupa jamu yang juga turut dimusnahkan pihak Kejari, disampbng barang bukti kejahatan sajam, peredaran uang palsu dan perjudian," kata Menurut Sobrani Binzar.

Bahkan, rencananya untuk pemusnahan akan dilakukan satu bulan atau 3 bulan sekali. "Karena berbenturan dengan pandemi covid 19, pelaksanaan pemusnahan agak sedikit molor," ucap Menurut Sobrani Binzar, Kasi Pidum Kejari Kabupaten Malang.

Dengan meberapkan protokol kesehatan, pemusnahan barang bukti kejahatan periode Januari-Juni bisa dilaksanakan dengan melibatkan kepala BNNK Malang, Kasatreskrim, Kasat Resnarkoba dan perwakilan PN Kepanjen dan Kecamatan.

Pihak kejaksaan juga mengapresiasi kerjasama para Kasat dan Kepala BNNK dalam memberikan perkara untuk ditangani penuntut umum, guna dipersidangkan, dan hingga bisa memusnahkan barang hasil kejahatan yang dijadikan barang bukti. (yos)

Berita Terkait

Kejari Musnahkan Barang Bukti Kasus

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti

Satlantas Polresta Mojokerto Amankan Ratusan Motor Sport Dan Musnahkan Knalpot Brong

Kejari Musnahkan Barang Bukti 116 Dua Bulan Perkara
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  15 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  3 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  15 jam

Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolingg...selanjutnya
Mlaku - Mlaku  14 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber