Berita Terbaru :
Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Parade Nusantara Tuntut Revisi UU 2/2020 yang Hapus Dana Desa, Hari Ini Agenda Perbaikan Gugatan
Seluruh Parpol Ngawi Deklarasi Usung Pasangan OK
Beredar Surat Keterangan Bebas Covid 19 Palsu
Setiajit-Armaya Resmi Kantongi Rekom PDIP di Pilkada Tuban
Tiga Tenaga Kesehatan Pungpungan Positif Covid-19
Memalukan, Muda Mudi Ini Berbuat Senonoh di Areal Taman Adipura Sumenep
Rem Blong, Truk Hantam Mobil dan Motor
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
PKB Rekom Gus Ipul Maju Pilwali Kota Pasuruan
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
   

Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Rehat  Rabu, 15-07-2020 | 05:08 wib
Reporter : Mahsuli
Berita Video : Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Lamongan pojokpitu.com, Di tengah pandemi covid 19, seekor anak jerapah di Kebun Binatang Maharani Lamongan Jawa Timur, lahir dalam keadaan sehat. Lantaran kebun binatang sepi dari pengunjung, proses kelahiran bayi jerapah ini lebih lancar lantaran induk jerapah lebih tenang dan tidak stres.

Dodit Ari Guntoro, Kepala Seksi KSDA Wilayah 3 Surabaya, mengatakan, jerapah yang lahir pada bulan Juni lalu ini diberi nama kindi. Bayi jerapah ini merupakan anak ke lima dari pasangan jerapah wiliam dan sandra.

"Kindi lahir dengan berat sekitar 70 kilogram dan tinggi mencapai 170 centimeter. Kindi lahir dalam keadaan normal tanpa cacat dan sehat," kata Dodit Ari Guntoro.

Proses kelahiran binatang endemi Afrika ini lebih lancar dari saudaranya yang lahir sebelumnya. "Indukan jerapah lebih tenag dan tidak stres lantaran kebun binatang maharani dalam keadaan sepi pengunjung akibat covid 19," imbuhnya.

Rencananya bayi jerapah ini akan di pindahkan ke kebun binatang lain. Pemindahan ini dilakukan karena di kebun binantang maharani kandang jerapah hanya cukup untuk satu pasang jerapah.
 
Selain jerapah, selama pandemi ini ada beberapa satwa yang berkembang biak. Diantaranya rusa, walaby, burung kakak tua serta beberapa satwa lain juga melahirkan anaknya dengan lancar.

Meski sudah mulai dibuka sejak tanggal 11 Juli lalu, namun hingga kini kebun binatang maharani masih sepi pengunjung. Di kebun binatang maharani, selama masa transisi new noral ini memberlakukan pembatasan pengunjung.

Selain itu, protokol kesehatan juga diterapkan bagi para pengunjung dan pengelola. diantaranya wajib periksa suhu badan, cuci tangan dan mengenakan masker. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi

Hari Jerapah Sedunia, Pihak Konservasi Beri Tumpeng Buah dan Sayur

Bayi Jerapah Pertama Kali Kumpul Bersama Habitatnya di Taman Safari

Bayi Jerapah TSI Diberi Nama Seperti Nama Anak Menpar
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  15 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  4 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  16 jam

Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolingg...selanjutnya
Mlaku - Mlaku  14 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber