Berita Terbaru :
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Tolak Jual Tanah ke Pertamina, Warga Lurug BPN Tuban
Bobol Toko, Pemuda Gondrong Dimassa
Enam Tahanan Lapas Jombang Positif Covid 19
Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
   

Teka Teki Partai PPP di Pilkada Sumenep Belum Jelas
Pilkada  Rabu, 15-07-2020 | 02:14 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Ketidakjelasan koalisi dan rekomendasi DPC partai PPP dalam ajang Pilkada 2020 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih dinilai abu-abu. Foto: Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com, Ketidakjelasan koalisi dan rekomendasi DPC partai PPP dalam ajang Pilkada 2020, di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih dinilai abu-abu. Diharapkan PPP bisa berkoalisi dengan partai yang senada, seperti PKB yang sama partai hijau dan basis massanya sama dari kalangan NU.

Sedangkan, kader PPP yang dapat rekomendasi dari, partai PKB  sebagai calon wakil bupati, pihak partai tidak mengakui dan hanya menjawab rekom tersebut turun kepada individu itu sendiri bukan atas nama partai PPP.
 
Di lain hal, surat rekomendasi penentuan bakal calon dan bakal wakil calon bupati yang akan diusung pilkada mendatangmasih menunggu rekomendasi DPP partai PPP.
 
Sedangkan dua partai besar PDIP dan PKB sudah mulai tampil dengan calon dan wakil bupati yang direkomendasi. Namun langkah DPC PPP dalam Pilkada mendatang masih belum diketahui pasti. Mungkinkah  partai PPP akan berkoalisi dengan partai yang senada, yakni PKB yang masanya sama dari kalangan nahdliyin.
 
Ahmad Salim, Ketua Desk Pilkada DPC partai PPP, saat ditanya sebelum suasasna pandemi covid-19, pihaknya berharap PPP bisa berkoalisi dengan partai yang senada, seperti PKB yang sama partai hijau dan basis massanya sama dari kalangan NU. "PPP tidak bisa berangkat sendirian harus tetap berkoalisi," jelasnya.
 
Sementara, Ketua DPC Partai PPP, KH. Sholahudin A Waris, saat dimintai keterangan perihal kader PPP yakni KH. Ali Fikri yang dapat rekomendasi dari partai PKB   sebagai calon wakil bupati, pihaknya hanya menjawab rekom tersebut turun kepada individu itu sendiri bukan ke PPP.

"Terkait rekom PPP masih belum turun dari DPP, jadi masih belum ada kepastian PPP akan memberangkatkan calon atau hanya berkoalisi," jelasnya.
 
Pihaknya berharap strategi partai PPP untuk bisa menunjukkan sebagai partai yang kuat harus bisa mencalonkan kadernya sendiri, seperti partai lainya. (yos)

Berita Terkait

Rekom PPP Jatuh ke Pasangan Yuhronur Efendi

Rekom PPP Pilkada Sumenep Viral di Medsos, Begini Penjelasannya

Teka Teki Partai PPP di Pilkada Sumenep Belum Jelas

Jalani Masa Kurungan 1 Tahun Mantan Ketua PPP Bebas
Berita Terpopuler
Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  15 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  13 jam

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  2 jam

Prinsip ATM Untuk Remaja Sedang Tumbuh Kembang
Konsultasi Psikologi  16 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber