Berita Terbaru :
Ratusan Seniman Mengelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Balaikota Surabaya
Begini Kronologis Warga Ponorogo Terkena OTT Kejaksaan
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Bunga Monstera Diburu Penggemar Tanaman Hias
Tak Ingin Lagi Didiskriminasi, Sopir Angkot Hingga Guru SMP Swasta Dukung Machfud Arifin Walikota
SKB CPNS Akan Diselenggarakan Oktober Mendatang
Selama 1 Bulan, 2.296 Masyarakat Bojonegoro Ikuti Rapit Test Gratis
Bantu Siswa Belajar Daring, Kelurahan Siapkan Wifi Gratis
Angka Pelangar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat, Salah Satunya Pengendara di Bawah Umur
Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
   

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Mataraman  Rabu, 15-07-2020 | 01:07 wib
Reporter : Muhammad Imron Danu
Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan ,Kementerianagama dan Dinas Peternakan Dan Pertanian Kota Blitar, melakukan pemeriksaan hewan di pasar hewan di Pasar Dimoro Kota Blitar. Foto: Muhammad Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Untuk memastikan hewan qurban sehat dan layak untuk disembelih pada hari raya idul adha, petugas gabungan melakukan pemeriksaan hewan di Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar.

Satu persatu hewan kambing yang berada di lapak pedagang dilakukan pemeriksaan mulai dari kondisi bulu, mulut dan gigi, serta kelamin hewan untuk memastikan kondisi hewan yang di jajakan oleh para pedagang semua sehat.

Tidak hanya kambing, sapi milik pedagang ini juga tidak luput dari pemeriksaan. Hasilnya, petugas menemukan hewan yang terjangkit penyakit hipersalivasi  yang disebabkan oleh luka pada mulut hewan ,sehingga hewan terus menerus mengeluarkan air liur pada mulut hewan. "Petugas jugas menemukan hewan yang terjangkit penyakit myasis atau kelainan hewan pada kulit," kata drh Dewi Masitoh, dokter hewan.

Meskipun tidak berpengaruh pada hewan berpenyakit, dengan adanya temuan tersebut petugas melakukan pengobatan dengan cara menyemprot kan cairan serta penyuntikan vitamin pada hewan.

Dengan pemeriksaan rutin oleh petugas gabungan, diharapkan hewan yang akan dijadikan qurban oleh masyarakat pada idul adhha semua betul betul masuk kriteria sehat dan layak untuk disembelih. (yos)

Berita Terkait

Penyembelihan Hewan Kurban di Sumenep Gunakan Protokol Covid-19

Wujudkan Nadzar, Tuna Wisma Sumbang Hewan Kurban

DPD Demokrat Jatim : Kurban di Masjid, Pembagian Langsung ke Rumah Warga

Masih Ada Hewan Kurban Yang Belum Cukup Umur
Berita Terpopuler
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  1 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  1 jam

Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  12 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber