Berita Terbaru :
Puluhan KK di Desa Mategal Alami Krisis Air Bersih
Laut Tercemar Limbah, Warga Amuk Pabrik Pengolahan Ikan
Polisi Dalami Pelanggaran Kegiatan Festival Layangan
24 Nyawa Melayang Akibat Jebakan Tikus
Forkopimda Koordinasi Kamtibmas Saat Pilkada di Masa Pandemi
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
   

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Mataraman  Rabu, 15-07-2020 | 01:07 wib
Reporter : Muhammad Imron Danu
Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan ,Kementerianagama dan Dinas Peternakan Dan Pertanian Kota Blitar, melakukan pemeriksaan hewan di pasar hewan di Pasar Dimoro Kota Blitar. Foto: Muhammad Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Untuk memastikan hewan qurban sehat dan layak untuk disembelih pada hari raya idul adha, petugas gabungan melakukan pemeriksaan hewan di Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar.

Satu persatu hewan kambing yang berada di lapak pedagang dilakukan pemeriksaan mulai dari kondisi bulu, mulut dan gigi, serta kelamin hewan untuk memastikan kondisi hewan yang di jajakan oleh para pedagang semua sehat.

Tidak hanya kambing, sapi milik pedagang ini juga tidak luput dari pemeriksaan. Hasilnya, petugas menemukan hewan yang terjangkit penyakit hipersalivasi  yang disebabkan oleh luka pada mulut hewan ,sehingga hewan terus menerus mengeluarkan air liur pada mulut hewan. "Petugas jugas menemukan hewan yang terjangkit penyakit myasis atau kelainan hewan pada kulit," kata drh Dewi Masitoh, dokter hewan.

Meskipun tidak berpengaruh pada hewan berpenyakit, dengan adanya temuan tersebut petugas melakukan pengobatan dengan cara menyemprot kan cairan serta penyuntikan vitamin pada hewan.

Dengan pemeriksaan rutin oleh petugas gabungan, diharapkan hewan yang akan dijadikan qurban oleh masyarakat pada idul adhha semua betul betul masuk kriteria sehat dan layak untuk disembelih. (yos)

Berita Terkait

Penyembelihan Hewan Kurban di Sumenep Gunakan Protokol Covid-19

Wujudkan Nadzar, Tuna Wisma Sumbang Hewan Kurban

DPD Demokrat Jatim : Kurban di Masjid, Pembagian Langsung ke Rumah Warga

Masih Ada Hewan Kurban Yang Belum Cukup Umur
Berita Terpopuler
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  3 jam

Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  14 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  4 jam

Laut Tercemar Limbah, Warga Amuk Pabrik Pengolahan Ikan
Peristiwa  45 menit



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber