Berita Terbaru :
Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Pasien Covid 19 Bertambah Tujuh Orang, Satu Diantara Guru SMP
KPU Ngawi Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih 77,5 Persen
Menteri Desa Siapkan Dana Rp 40 Triliun Untuk Reborn Ekonomi Desa
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
   

Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  Rabu, 15-07-2020 | 00:10 wib
Reporter : Ito Wahyu
Sanksi peringatan hingga sampai penutupan kembali lokasi wisata bakal diterapkan Pemerintah Kabupaten Ngawi jika ditemukan tidak patuh dalam penerapan protokol kesehatan. Foto: Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Pemerintah Kabupaten Ngawi mengancam bakal menutup kembali lokasi wisata yang tidak patuh penerapan protokol kesehatan. Hal ini mendasar dari hasil evaluasi setelah dilakukan uji coba pembukaan kembali lokasi wisata.

Diketahui pemkab telah melakukan uji coba pembukaan sejumlah lokasi wisata terutama wisata alam sejak awal bulan ini.
 
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga (Dispora), Raden Rudi Sulisdiana, mengatakan, meski sudah diizinkan untuk dibuka kembali, namun lokasi wisata tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Pada bulan ini menjadi dasar sebagai uji coba yang dilakukan selama dua tahap, terdiri dari dua minggu pertama dan dua minggu kedua," kata Raden Rudi Sulisdiana.
 
Dikatakan Rudi, selama uji coba ini memang ada beberapa kekurangan yang terjadi di obyek-obyek wisata tersebut yang saat ini menjadi bahan evaluasi.  Akan tetapi ketika nantinya habis masa uji coba bulan ini, jika masih ada pelanggaran maka akan dikenai tindak secara tegas.

"Misalnya masih terjadi beberapa pelanggaran terhadap penerapan protokol kesehatan seperti pengunjung tidak memakai masker. Penindakan mulai dari peringatan berupa teguran lisan maupun tertulis hingga penutupan kembali obyek wisata tersebut," tegas Raden Rudi Sulisdiana, Kepala Dispora Ngawi.
 
Rudi menambahkan, selama masa uji coba ini diharapkan bagi pengelola obyek wisata untuk menata diri dan menyiapkan diri dan terus berbenah. Ini bertujuan agar tidak menjadi kluster penyebaran virus korona (covid-19).

Rencananya pemkab ngawi juga akan melakukan rapid test pada pengelola dan karyawan lokasi wisata, sehingga masyarakat akan lebih aman apabila ingin berkunjung. (yos)

Berita Terkait

Kembali Dibuka, Pantai Kelapa Tuban Diserbu Wisatawan

Jelang Dibuka 27 Juli Besok, Pihak KBS Surabaya Gelar Simulasi

Jelang New Normal, Perajin Gerabah Malo Lakukan Sejumlah Persiapan

Karantina Lokal, Wisata Sarangan Segera Buka
Berita Terpopuler
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
Ekonomi Dan Bisnis  5 jam

Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Peristiwa  48 menit

Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber