Berita Terbaru :
Dishub Gelar Operasi Kestib, Tertibkan Truck Kelebihan Tonase
TNI Akan Akan Lakukan Latihan Tempur Sikatan Daya
Kabupaten Trenggalek Terapkan Lelang Ikan Online Berbasis Aplikasi, Pertama di Jawa Timur
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Malang Kembali Tutup Jalan Ijen dan Veteran
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
   

Bioplastik Kurangi Sampah Plastik Makanan
Teknologi  Selasa, 14-07-2020 | 09:05 wib
Reporter : Syadid Fahmi
Bioplastik karya mahasiswa jurusan teknologi pertanian prodi teknologi industri pangan Politeknik Negeri Jember Ini Berbahan Dasar Limbah Makanan. Foto: Syadid Fahmi
Jember pojokpitu.com, Berawal dari keprihatinan terhadap sampah plastik yang dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, mahasiswa jurusan teknologi pertanian prodi teknologi industri pangan Politeknik Negeri Jember, menciptakan inovasi bioplastik, yang berguna sebagai pengganti bungkus makanan yang ramah lingkungan.

Yakni  bonggol jagung yang diproses secara kimiawi dan dikombinasikan dengan mikroba alami dari kulit kopi .

Kepala Laboratorium Analisis Pangan  Politeknik Negeri Jember, Titik Budiati, menjelaskan, bioplastik ini bisa digunakan untuk membungkus makanan seperti aneka jajanan, kue maupun buah-buahan. "Karena berbahan alami, makanan yang dibungkus dengan bioplastik ini dapat dikonsumsi langsung," jelas Titik Budiati.

Nur Azizah, mahasiswa jurusan teknologi pertanian prodi teknologi industri pangan Politeknik Negeri Jember, mengaku, ide membuat bioplastik ini berawal dari keprihatinan melihat limbah plastik makanan yang dapat merusak ekosistem karena tidak dapat diurai kembali.

Karena dapat dikonsumsi,  inovasi bioplastik sangat efisien untuk mengurangi sampah plastik bungkus makanan. Selain itu sifat bioplastik ini tidak mempengaruhi rasa maupun kandungan vitamin yang ada di dalam makanan maupun buah. (yos)


Berita Terkait

Musim Kemarau, Peternak Manfaatkan Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ternak

Limbah Masker Medis Berserakan di Samping Rumah Sakit Covid

Limbah Kayu Sisa Perusahaan Kayu Terbakar

Difabel Ubah Limbah Kayu Jadi Miniatur Truk
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  11 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  8 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  16 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  22 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber