Berita Terbaru :
Ternyata Tanah Negara di PPU Maospati Diperjualbelikan
Nisan Juke Sruduk Avanza, Begini Jadinya
Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Parade Nusantara Tuntut Revisi UU 2/2020 yang Hapus Dana Desa, Hari Ini Agenda Perbaikan Gugatan
Seluruh Parpol Ngawi Deklarasi Usung Pasangan OK
Beredar Surat Keterangan Bebas Covid 19 Palsu
Setiajit-Armaya Resmi Kantongi Rekom PDIP di Pilkada Tuban
Tiga Tenaga Kesehatan Pungpungan Positif Covid-19
Memalukan, Muda Mudi Ini Berbuat Senonoh di Areal Taman Adipura Sumenep
Rem Blong, Truk Hantam Mobil dan Motor
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
   

Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  Sabtu, 11-07-2020 | 01:11 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Pelayanan terpadu satu pintu Pengadilan Agama Kabupaten Malang mempermudah pemohon kepengurusan perkara. Foto Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Biasanya putusan perceraian butuh waktu lama, sehingga membuat bingung pemohon untuk mengganti status di kartu keluarga dan KTP. Namun, kini ada terobosan Pengadilan Agama Kabupaten Malang dengan menggandeng Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil agar bisa mempercepat pengubahan status bagi pemohon yang sudah putus perkaranya.

Bahkan di Pelayanan terpadu satu pintu Pengadilan Agama Kabupaten Malang sudah terdapat beberapa bilik. Seperti pembayaran biaya perkara maupun pengembalian sisa biaya perkara, juga pengubahan status.

Pihak Dispendukcappil sudah menyediakan peralatan yang langsung bisa mengubah status janda atau duda bagi Pasutri yang sudah putus hukum. Juga sudah ditentukan di dalam kartu keluarga maupun KTP elektroniknya.

Menurut Santoso, Kepala PA Kepanjen, Kabupaten Malang kerjasama dengan Dispendukcapil perihal pengubahan status perkawinan dalam kartu keluarga dan KTP elektronik untuk membantu pemohon yang biasanya lama menunggu. 

"Inovasi Pengadilan Agama Kabupaten Malang mendapatkan apresiasi positif. Apalagi ada pelayanan bagi kaum manula dan difabilitas yang tidak tercampur dengan pemohon lainnya," kata Santoso.

Pengadilan Agama se Jatim juga siap mewujudkan wilayah bebas korupsi. (pul)




Berita Terkait

Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Covid 19

Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status

Lockdown Dicabut, PN Surabaya Dibuka Kembali

Pengadilan Agama Bojonegoro Batasi Pelayanan dan Penyelesaian Perkara
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  16 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  5 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  17 jam

Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber