Berita Terbaru :
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Tolak Jual Tanah ke Pertamina, Warga Lurug BPN Tuban
Bobol Toko, Pemuda Gondrong Dimassa
Enam Tahanan Lapas Jombang Positif Covid 19
Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
   

Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
Kesehatan  Jum'at, 10-07-2020 | 00:10 wib
Reporter : Edwin Adji
Menjelang Pilkada serentak 9 Desember mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menggear rapid test massal, bagi anggota komisioner,PPK,PPS,dan anggota PPDB se Kabupaten Pacitan. Foto: Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Pada tahapan Pilkada serentak mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan, menggelar rapid test massal.

Rapid test massal ini digelar karena menjadi salah satu kewajiban pada tahapan pilkada serentak yang harus dilaksanakan, untuk memastikan kesehatan para petugas, yang akan bertugas melakukan verivikasi faktual pada Pilkada Pacitan mendatang.

Bekerja sama dengan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Pacitan, ditahap pertama ini,sebanyak 2459 panitia penyelenggara pemilihan umum di Kabupaten Pacitan akan menjalani rapid test,yang akan di laksanakan selama tiga hari.

"Jika hasil rapid test nanti ditemukan adanya reaktif virus corona, maka yang bersangkutan wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari," kata Sulis Setyorini, Ketua KPU Pacitan.

Sebelumnya pilkada serentak tahun 2020 yang rencannya digelar pada 23 September, ditunda dampak pandemi covid-19.

Sehingga pemilihan kepala daerah yang di gelar di 270 wilayah di Indonesia meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten,dan 37 kota tersebut diundur menjadi 9 Desember.
Karenanya, KPU ingin memastikan seluruh penyelenggara bisa melakukan pencegahan  terhadap penyebaran covid-19. (yos)

Berita Terkait

Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif

Puluhan Guru Jalani Rapid Test, Dinkes Madiun Rekomendasikan Karantina Mandiri

Koni Jatim Gelar Rapid Tes di Malang, 3 Orang Reaktif
Berita Terpopuler
Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  15 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  12 jam

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  2 jam

Prinsip ATM Untuk Remaja Sedang Tumbuh Kembang
Konsultasi Psikologi  15 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber