Berita Terbaru :
Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Pasien Covid 19 Bertambah Tujuh Orang, Satu Diantara Guru SMP
KPU Ngawi Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih 77,5 Persen
Menteri Desa Siapkan Dana Rp 40 Triliun Untuk Reborn Ekonomi Desa
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
   

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 09-07-2020 | 14:23 wib
Reporter : Pulung Aji
Tabung Haji Umroh beralamat di Gedung Grahapena Lt 1 Surabaya siap memberangkatkan jamaah umroh dan haji. Foto Pulung
Surabaya pojokpitu.com, Koperasi Syariah Tabung Haji Umroh yang digagas H. Yulianto, SE siap membantu warga muslim Indonesia agar bisa beribadah ke tanah suci dengan proses yang mudah serta sesuai syariah. Selama musim pandemi Covid 19 ini, Tabung Haji Umroh mempunyai program strategi pembiayaan bagi nasabah yang hendak berangkat umroh atau haji.

Menurut Agus Prasetyo Kacab Koperasi Syariah Tabung haji Umroh, menawarkan fasilitas pendanaan kepada jamaah sehingga bisa berangkat umroh atau haji dengan mudah. Pembayarannya bisa dilakukan dengan cara mengangsur setiap bulan tanpa bunga serta tanpa jaminan. Bahkan jika jamaah meninggal dunia maka angsuran akan dihapuskan dan tidak berpindah ke ahli waris.

Selama musim pandemi covid 19 ini, pihaknya selalu mengedukasi para jamaah agar tetap di rumah mematuhi aturan protokol kesahatan. Selama di rumah itu, segala kebutuhan dan keperluan umroh dan haji dengan cara mendatangi satu persatu jamaah. Mulai keperluan administrasi, update informasi, hingga kebutuhan persiapan pemberangkatan ke tanah suci. "Khusus jamaah umroh jika visa sudah dibuka dan lengkap, kita akan langsung memberangkatkan tanpa menunda," kata Agus.

Program ini jamaah cukup menyiapkan dokumen berupa KTP, KK dan Buku Nikah. Setelah seluruh dokumen jamaah lengkap, petugas penjemputan dari Tabung Haji Umroh akan datang ke alamat rumah jamaah untuk membantu proses pendaftaran porsi hajinya tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 (menggunakan masker, sarung tangan, dan face shield).

Agus menjelaskan, jamaah mendaftar haji di Tabung Haji Umroh akan melakukan pembayaran setelah memperoleh nomor porsi haji. Nomor porsi haji adalah nomor urut pendaftaran ibadah haji yang bisa digunakan untuk mengetahui perkiraan tahun keberangkatan, kuota dari provinsi calon jamaah dan kuota berdasarkan porsi calon jamaah.

Agus mengakui sejak wabah covid 19 ini, kegiatan umroh dan haji banyak terkendala. Baik pemerintah RI dan Pemerintah Arab Saudi, hingga maskapai penerbangan melakukan penundaan kegiatan Umroh maupun Haji. Namun Agus optimis hal itu hanya sementara, setelah itu kran pengiriman jamaah umroh dan haji akan dibuka lagi setelah wabah covid 19 ini mereda. "Pengalaman kita, pernah satu group dipulangkan saat sudah sampai di Arab Saudi karena wabah corona. Kepada mereka kita beri penjelasan dan Alhamdullah mereka paham dan diberangkatkan ulang setelah situasi mereda, tanpa biaya tambahan," tambah Agus.

Tabung Haji Umroh berkomitmen untuk terus memfasilitasi seluruh masyarakat yang memiliki keinginan untuk berziarah ke tanah suci melaksanakan ibadah haji dan umroh dengan proses yang mudah dan sesuai syariah. Foto Pulung

Sementara itu terkait jamaah umroh dan haji baru, pihak managemen Tabung Haji Umroh masih membuka pendaftaran dengan syarat mengikuti protokol kesehatan. Pihak managemen memahami situasi ekonomi bagi jamaah yang sudah berangkat namun biaya pemberangkatan masih mengangsur. Yaitu memberi tenggang angsuran dengan masa toleransi yang fleksibel, sehingga jamaah tersebut tidak merasa terbebani.  "Jamaah bisa melakukan pembayaran ulang tanpa jaminan. Terpenting ada pemasukan bagi kami dan para jamaah tidak menjadi beban," tambah Agus

Untuk program haji, sejak aktif dibuka 2 Juni 2020 ini pihak Tabung Haji Umroh sudah mendaftarkan 200  orang ke Kemenag. Atau sejak awal tahun, sudah 3500 jamaah haji asal Jawa Timur telah mendaftar di Tabung Haji Umroh. Serta sudah memberangkatkan 10 ribu jamaah umroh dari Jawa Timur ke tanah suci. "Namun  sejak ada pandemi, jamaah program haji kita prioritaskan, dengan bekerja sama dengan Kemenag kabupaten/kota masing-masih jamaah untuk mendapatkan kursi," kata Agus.

Pihak managemen Tabung Haji Umroh telah memahami ada larangan pada musim haji oleh Pemerintah Arab Saudi. Beruntung tidak ada jamaah reguler yang berangkat tahun ini. Namun terdapat 13 jemaah haji plus yang sesuai jadwal harus berangkat. Namun karena kendala larangan itu, pihak managemen melakukan langkah edukasi kepada jamaah tersebut. "Beruntung mereka memahami, dan tidak menuntut kompensasi apapun. Namun kami harus menjadwalkan ulang keberangkatan mereka," tambah Agus.

Baik jamaah umroh atau haji tidak ada melakukan langkah menarik dananya karena alasan pandemi covid 19. Para jamaah sangat sadar situasi, dan menganggap niat mengeluarkan uang tersebut untuk beribadah. Sehingga siap untuk diberangkatkan kapanpun jika situasi mereda.

Jamaah Tabung Haji Umroh Sudah Menyelesaikan Proses Pendaftaran Foto: istimewa

Sementara itu Supini warga Krajan Ngawi salah satu nasabah haji Tabung Haji Umroh menjelaskan,  bahwa selama pandemi Covid 19 ini tidak memiliki kendala untuk mengangsur kekurangan biaya berangkat hajinya. Terkait aturan larangan berangkat haji karena ada pandemi Covid 19 oleh pemerintah, dinilai hanya sebagai ujian dari Allah. "Kita harus sabar, jika sabar pasti Allah akan memberi ijin untuk berangkat," kata Supini.

Jamaah haji yang baru bulan Februari mendaftar itu mengaku sangat terkesan dengan Tabung Haji Umroh. Awalnya mendapat informasi dari siaran TV, kemudian nekat mendaftar dengan uang seadanya. "Anak saya yang mendaftarkan, kemudian ikut seminar dan kemudian memenuhi persyaratan untuk mendapatkan porsi di Kemenag," kata Supini.

Supini mengaku sangat berminat untuk pergi haji. Setelah mendaftar sebesar Rp 2,5 juta dan mendapatkan porsi, dirinya kini sangat rajin menabung. Sebab pembiayaan angsuran yang dibayarkan setiap bulannya lebih fleksibel, bisa dibayar semampunya selama masa covid 19.

Dengan persyaratan yang mudah, Supini siap mensosialisasikan program Tabung Haji Umroh ini ke para tetangga. "Tidak harus mbayar Rp 25 juta, sebab sisa uang muka ditalangi oleh managemen. Sing penting dapat kursi, dan 25 tahun kemudian baru berangkat," kata Supini

Program Umroh Talangan Tabung Haji Umroh
Inilah Istimewanya Tabung Haji Umroh, dimana jamaah bisa berangkat umroh terlebih dahulu, membayarnya benar-benar setelah mereka pulang. Bahkan selama kondisi Covid 19, para mantan jamaah itu ikut restrukturisasi angsuran dengan skema benar-benar sesuai kemampuan keuangan.

Salah satu mantan jamaah yang menikmati program Tabung Haji Umroh itu adalah Masduki warga Malang. Dirinya berangkat ke Tanah  Suci pada tahun 2017 lalu, dan kini telah mengajak para tetangga dan kerabat lain mengikuti program Tabung Haji Umroh. "Awalnya saya kenal melalui JTV, kemudian saya ndaftar dengan uang Rp 7,5 juta. Setelah menunggu 6 bulan saya berangkat dan menjadi ketua tim rombongan," kata Masduki bangga.

Pengalaman Masduki yang berangkat umroh dengan dana talangan telah mengispirasi banyak pihak. Sebab beberapa orang yang dianggap lebih mampu ternyata belum bisa melihat tanah suci. Sedangkan Masduki yang berpenghasilan tidak tetap, ternyata mampu ke Mekkah. Bahkan setelah pulang, dirinya mengaku semakin lancar rejeki dan bisa melunasi kekurangan pembiayaan ke tanah suci tanpa bunga dengan cara diangsur.

"Program saya saat ini mendaftarkan istri saya Jainab mengikuti program haji oleh Tabung Haji Umroh," kata Masduki. (pul)


Berita Terkait

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19

Tabungan Haji Umroh Berikan 2 Paket Umroh Gratis
Berita Terpopuler
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
Ekonomi Dan Bisnis  5 jam

Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Peristiwa  57 menit

Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber