Berita Terbaru :
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Ada 6 Pegawai Positif Covid 19, PN Surabaya Kembali Ditutup
Simak 3 Kunci Sukses Adele Turunkan Berat Badan Hingga 45 Kg
Walikota Surabaya Minta Bantuan Rp 700 Miliar Untuk Akses GBT
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Banyak yang Belum Tahu Arti Sebenarnya Warna Lampu Lalu Lintas
Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
   

Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 09-07-2020 | 01:09 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Dari tangan tersangka polisi amankan 19 buah ponsel hasil curian. Foto Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Seorang pemuda asal Lumajang ditangkap Tim Jatanras Polres Probolinggo, pada Rabu (8/7) pagi karena terbukti membobol konter Ponsel.

Pelaku Muhamad Alfian (23) warga Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, telah kedua kalinya ditangkap polisi dengan kasus sama. Tersangka Alfian ditangkap atas kasus membobol konter ponsel di Jalan Wahid Hasyim, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Tidak tanggung-tanggung, dari tangan tersangka Alfian, polisi mengamankan 19 unit ponsel smart phone, 57 memori dan satu tas ransel. Alasan pemuda bertato membobol konter karena tidak punya biaya untuk menjenguk ayahnya yang berada di dalam penjara dengan kasus pencurian sepeda motor.

Dari hasil penyelidikan, tersangka Alfian membobol konter ponsel lewat atap atau membobol pintu. Rata-rata konter yang disatroni saat sedang sepi dan ditinggal pemiliknya tutup.

Menurut AKP Heri Sugiono, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, tersangka terlacak setelah Tim Cyber Satreskrim Polres Probolinggo Kota berhasil menemukan titik lokasi tersangka.

"Tersangka ini sebelumnya pernah ditahan dengan kasus yang sama, tidak tanggung-tanggung pada tahun 2018 lalu Alfian berhasil menggondol 60 buah ponsel di beberapa TKP," kata AKP Heri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasat 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Maka tidak perlu biaya mahal untuk menemui sang bapak di penjara. (pul)

Berita Terkait

Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP

Bapak Anak Kompak Nyolong Besi Pagar Pembatas Taman
Berita Terpopuler
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  4 jam

Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  6 jam

Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
Pendidikan  8 jam

Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Rehat  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber