Berita Terbaru :
Warga Mulai Berdatangan, Namun Banyak Abaikan Protokol Kesehatan
Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Pasien Covid 19 Bertambah Tujuh Orang, Satu Diantara Guru SMP
KPU Ngawi Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih 77,5 Persen
Menteri Desa Siapkan Dana Rp 40 Triliun Untuk Reborn Ekonomi Desa
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
   

Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 07-07-2020 | 14:45 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Inilah visual amatir yang ramai di media sosial facebook dan jejaring whastapp, saat warga di Desa Kolpo Kecamatan, Batang-Batang Kabupaten Sumenep Jawa Timur, beradu mulut dengan tim covid 19 kabupaten. Foto: Istimewa
Berita Video : Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19
Sumenep pojokpitu.com, Viral video sekelompok warga di salah satu desa, di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang mengusir tim covid 19 kabupaten yang hendak melakukan tracing terhadap keluarga yang diduga karyawan gudang pabrik rokok PT. Tanjung Odi, yang terkonfirmasi positif covid-19. Klaster gudang pabrik rokok ini, menjadi klaster terbanyak penyebaran covid 19 di kabupaten ini.

Dalam video amatir memperlihatkan warga menghalang-halangi bahkan mengusir tim covid 19 yang akan melakukan tracing, terhadap keluarga seorang warga yang ditanyakan positif covid 19 dari klaster gudang pabrik rokok di Sumenep.

Tampak anggota Polisi dan TNI yang ada di lokasi, tidak bisa berbuat banyak. Sebab desakan agar tim covid 19 kabupaten segera pergi dari tempat tersebut semakin massif dilakukan oleh warga.
 
Khawatir terjadi chaos, tim covid 19 kabupaten yang sebagian diantaranya telah menggunakan apd lengkap, memilih untuk pergi dari tempat tersebut.
 
Ferdiansyah Tetrajaya, Humas Satgas Covid 19 Kabupaten, mengatakan, penolakan warga terhadap tum covid 19 yang melakukan tracing di masyarakat, bukan merupakan kejadian yang pertama kali.

"Sebab di tengah masyarakat, saat warga dinyatakan positif covis 19 membuat warga tertekan dan stres. Ditambah lagi, di tengah masyarakat, warga yang terkonfirmasi covid 19 sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan, diantaranya dikucilkan di masyarakat," ujar Ferdiansyah Tetrajaya.

Di Kabupaten Sumenep, sudah ada 102 kasus covid 19, 4 orang meninggal dan 27 orang dinyatakan sembuh. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19

Melihat Profesi Analis Kesehatan yang Rentan Tertular Virus Covid-19
Berita Terpopuler
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
Ekonomi Dan Bisnis  5 jam

Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Peristiwa  1 jam

Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber