Berita Terbaru :
Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Parade Nusantara Tuntut Revisi UU 2/2020 yang Hapus Dana Desa, Hari Ini Agenda Perbaikan Gugatan
Seluruh Parpol Ngawi Deklarasi Usung Pasangan OK
Beredar Surat Keterangan Bebas Covid 19 Palsu
Setiajit-Armaya Resmi Kantongi Rekom PDIP di Pilkada Tuban
Tiga Tenaga Kesehatan Pungpungan Positif Covid-19
Memalukan, Muda Mudi Ini Berbuat Senonoh di Areal Taman Adipura Sumenep
Rem Blong, Truk Hantam Mobil dan Motor
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
PKB Rekom Gus Ipul Maju Pilwali Kota Pasuruan
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
   

Tren Hobi Bersepeda Membuat Omset Jasa Servis Meningkat
Otomotif  Senin, 06-07-2020 | 15:51 wib
Reporter : Agus Bondan
Maraknya olahraga bersepeda juga mendokrak permintaan jasa servis sepeda hingga 2 kali lipat dibanding sebelum masa pendemi.
Tulungagung pojokpitu.com, Di masa-masa pandemi covid-19 ini, olahraga bersepeda di berbagai daerah kembali ngetren. Tak terkecuali di Tulungagung, yang dilakukan secara berkelompok maupun seorang diri.

Maka maraknya olahraga bersepeda menjadi berkah bagi para penyedia jasa servis. Salah satunya bengkel sepeda milik Mardyan Angga Pratama, di Desa Tanjungsari , Kecamatan Boyolangu , Tulungagung. Meningkatnya pelanggan membuat teras rumahnya diubah fungsi menjadi bengkel. Untuk melayani servis sepeda para pelanggannya yang datang dari sekitar Tulungagung, Blitar, Trenggalek dan Kediri .

Profesi mekanik sepeda digeluti Angga selama 2 tahun terakhir bersama orang tuanya. Maka mengalami peningkatan hingga 2 kali lipat di banding sebelum masa pendemi covid-19. Kini , setiap hari mampu memperbaiki maupun merakit sepeda biasa maupun jenis premium sebanyak 4 unit. Padahal sebelumnya hanya mengerjakan 2 unit. Sehingga untuk menyelesaikan perbaikan sepeda , terpaksa harus lembur hingga larut malam.

Untuk rakit atau servis total sepeda gunung biasa, Angga mematok biaya Rp 100 ribu per unit. Sedangkan untuk  sepeda premium dengan harga puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, biaya yang dipatok lebih tinggi hingga Rp 300 ribu per unit.

Dari jerih payah tekuni mekanik sepeda, Mardyan Angga Pratama , omzet yang dihasilkan mencapai Rp 10 juta rupiah per bulan. Hasil ini  jauh lebih banyak dari sebelum masa pendemi berkisar Rp 5 juta per bulan. (pul)







Berita Terkait

Tren Hobi Bersepeda Membuat Omset Jasa Servis Meningkat
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  15 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  4 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  16 jam

Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolingg...selanjutnya
Mlaku - Mlaku  14 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber