Berita Terbaru :
Garuda Beri Diskon 45 Persen Penerbangan Domestik, Cek Rutenya di Sini
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Ada 6 Pegawai Positif Covid 19, PN Surabaya Kembali Ditutup
Simak 3 Kunci Sukses Adele Turunkan Berat Badan Hingga 45 Kg
Walikota Surabaya Minta Bantuan Rp 700 Miliar Untuk Akses GBT
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Banyak yang Belum Tahu Arti Sebenarnya Warna Lampu Lalu Lintas
Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
   

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  Senin, 06-07-2020 | 07:30 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem mengatakan, keberhasilan menjalankan aktivitas sebagai guru penggerak tidaklah mudah.

Dibutuhkan keikhlasan dari hati karena akan memiliki tanggung jawab yang lebih dari status guru biasa.

"Guru penggerak harus berani melakukan perubahan, dan berani mengambil risiko dalam berinovasi untuk menjadi pempimpin masa depan. Serta menjadi roda perubahaan pada sistem pendidikan di Indonesia," kata Menteri Nadiem Makarim, saat peluncuran Merdeka Belajar Episode Kelima: Guru Penggerak, dalam kanal YouTube Kemendikbud RI.

Seperti halnya Mariance Willa Dida, Kepala Sekolah SDN 9 Masohi, Maluku Tengah. Sejak 2016, perempuan yang karib disapa Ibu An ini mempin sekolahnya untuk bertransformasi sebagai sekolah ramah anak yang mendukung pembelajaran murid.

Pada awalnya, Ibu An merasa tak yakin bahwa murid bisa menjadi disiplin tanpa dipukul. Namun, setelah menjalani penerapan disiplin positif dan pembelajaran aktif berpusat pada murid, ia melihat dampak positif pada guru dan murid. Kini, ibu Ani menjadi Penggerak Komunitas Sekolah Ramah Anak di Maluku Tengah.

Lain halnya dengan Nyoman Darta, Kepala Sekolah SMAN 1 Bali Mandara, Bali, di mana mayoritas murid di sekolahnya berasal dari keluarga miskin, bahkan ada yang terindikasi tidak mengonsumsi gizi yang cukup.

Namun, Pak Darta percaya bahwa semua anak mempunyai potensi yang unik dan tidak soal latar belakang ekonominya. Dengan program unggulan research base school (satu murid, satu riset), pengembangan guru di sekolah Pak Darta dilakukan melalui komunitas praktik dan membentuk komunitas guru berbagi. Pak Darta juga rutin mendampingi guru-guru untuk terus mengembangkan diri dan saling membagi praktik.

Hasilnya, murid-murid disekolahnya bisa berkembang dengan baik dan meraih berbagai ribuan prestasi di bidang akademik dan non akademik dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.

ebanyak 97 persen alumni SMAN 1 Bali Mandara melanjutkan studi di universitas-universitas terbaik di Indonesia, bahkan di mancanegara.

"Satu hal yang saya lihat dari cara bicara ibu An dan Pak Darta, berapa kali menyebut untuk anak, untuk anak, untuk anak ini salah satu benang merah yang saya tarik dari semua guru penggerak atau kepala sekolah penggerak, adalah orientasi kepada anak yang luar biasa, seperti obsesi. Semua itu ya untuk anak dan pada saat kita mengerahkan paradigm itu pada anak," kata Menteri Nadiem, menanggapi cuplikan video profil pengembangan proses pembelajaran Nyoman Darta dan Mariance Willa Dida.

"Hal-hal yang kita lakukan menjadi jauh lebih jelas. Arah pembelajaran kita menjadi jauh lebih jelas. Saya salut dan apresiasi kepada Ibu An dan Bapak Darta untuk menginspirasi bukan hanya komunitas sekitar sekolah itu, tapi Saya sebagai Menteri menjadi jauh lebih semangat, melihat aktivitas-aktivitas yang dilakukan Ibu An dan Pak Darta," sambungnya.

Dari gambaran keberhasilan dua kepala sekolah tersebut diharapkan bisa memberikan semangat bagi seluruh guru untuk memberikan yang terbaik bagi pendidikan di Indonesia.(mg7/jpnn/yos)

Berita Terkait

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak

Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran

Nadiem Makarim Bakal Pangkas Sejumlah Regulasi, Apa Saja?

Baca Pidato Nadiem Makarim, Cak Imin: Alfatihah
Berita Terpopuler
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  5 jam

Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  7 jam

Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
Pendidikan  10 jam

Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Rehat  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber