Berita Terbaru :
Polisi Dalami Pelanggaran Kegiatan Festival Layangan
24 Nyawa Melayang Akibat Jebakan Tikus
Forkopimda Koordinasi Kamtibmas Saat Pilkada di Masa Pandemi
Batas Waktu 27 September, Semua Paslon Sudah Serahkan Surat Pengunduran Diri
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
   

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  Senin, 06-07-2020 | 07:30 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem mengatakan, keberhasilan menjalankan aktivitas sebagai guru penggerak tidaklah mudah.

Dibutuhkan keikhlasan dari hati karena akan memiliki tanggung jawab yang lebih dari status guru biasa.

"Guru penggerak harus berani melakukan perubahan, dan berani mengambil risiko dalam berinovasi untuk menjadi pempimpin masa depan. Serta menjadi roda perubahaan pada sistem pendidikan di Indonesia," kata Menteri Nadiem Makarim, saat peluncuran Merdeka Belajar Episode Kelima: Guru Penggerak, dalam kanal YouTube Kemendikbud RI.

Seperti halnya Mariance Willa Dida, Kepala Sekolah SDN 9 Masohi, Maluku Tengah. Sejak 2016, perempuan yang karib disapa Ibu An ini mempin sekolahnya untuk bertransformasi sebagai sekolah ramah anak yang mendukung pembelajaran murid.

Pada awalnya, Ibu An merasa tak yakin bahwa murid bisa menjadi disiplin tanpa dipukul. Namun, setelah menjalani penerapan disiplin positif dan pembelajaran aktif berpusat pada murid, ia melihat dampak positif pada guru dan murid. Kini, ibu Ani menjadi Penggerak Komunitas Sekolah Ramah Anak di Maluku Tengah.

Lain halnya dengan Nyoman Darta, Kepala Sekolah SMAN 1 Bali Mandara, Bali, di mana mayoritas murid di sekolahnya berasal dari keluarga miskin, bahkan ada yang terindikasi tidak mengonsumsi gizi yang cukup.

Namun, Pak Darta percaya bahwa semua anak mempunyai potensi yang unik dan tidak soal latar belakang ekonominya. Dengan program unggulan research base school (satu murid, satu riset), pengembangan guru di sekolah Pak Darta dilakukan melalui komunitas praktik dan membentuk komunitas guru berbagi. Pak Darta juga rutin mendampingi guru-guru untuk terus mengembangkan diri dan saling membagi praktik.

Hasilnya, murid-murid disekolahnya bisa berkembang dengan baik dan meraih berbagai ribuan prestasi di bidang akademik dan non akademik dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.

ebanyak 97 persen alumni SMAN 1 Bali Mandara melanjutkan studi di universitas-universitas terbaik di Indonesia, bahkan di mancanegara.

"Satu hal yang saya lihat dari cara bicara ibu An dan Pak Darta, berapa kali menyebut untuk anak, untuk anak, untuk anak ini salah satu benang merah yang saya tarik dari semua guru penggerak atau kepala sekolah penggerak, adalah orientasi kepada anak yang luar biasa, seperti obsesi. Semua itu ya untuk anak dan pada saat kita mengerahkan paradigm itu pada anak," kata Menteri Nadiem, menanggapi cuplikan video profil pengembangan proses pembelajaran Nyoman Darta dan Mariance Willa Dida.

"Hal-hal yang kita lakukan menjadi jauh lebih jelas. Arah pembelajaran kita menjadi jauh lebih jelas. Saya salut dan apresiasi kepada Ibu An dan Bapak Darta untuk menginspirasi bukan hanya komunitas sekitar sekolah itu, tapi Saya sebagai Menteri menjadi jauh lebih semangat, melihat aktivitas-aktivitas yang dilakukan Ibu An dan Pak Darta," sambungnya.

Dari gambaran keberhasilan dua kepala sekolah tersebut diharapkan bisa memberikan semangat bagi seluruh guru untuk memberikan yang terbaik bagi pendidikan di Indonesia.(mg7/jpnn/yos)

Berita Terkait

JPPI Sebut Penghapusan Mapel Bukti Nadiem Tidak Paham Sejarah

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak

Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran

Nadiem Makarim Bakal Pangkas Sejumlah Regulasi, Apa Saja?
Berita Terpopuler
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  2 jam

Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  13 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  3 jam

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  14 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber