Berita Terbaru :
Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Parade Nusantara Tuntut Revisi UU 2/2020 yang Hapus Dana Desa, Hari Ini Agenda Perbaikan Gugatan
Seluruh Parpol Ngawi Deklarasi Usung Pasangan OK
Beredar Surat Keterangan Bebas Covid 19 Palsu
Setiajit-Armaya Resmi Kantongi Rekom PDIP di Pilkada Tuban
Tiga Tenaga Kesehatan Pungpungan Positif Covid-19
Memalukan, Muda Mudi Ini Berbuat Senonoh di Areal Taman Adipura Sumenep
Rem Blong, Truk Hantam Mobil dan Motor
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
PKB Rekom Gus Ipul Maju Pilwali Kota Pasuruan
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
   

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  Minggu, 05-07-2020 | 03:17 wib
Reporter : Muhammad Imron Danu
Seorang pemuda di Kabupaten Blitar memanfaatkan limbah sisa pembakaran sampah menjadi batako bahan bangunan untuk dinding rumah. Hasilnya batako yang dihasilkan lebih kuat dan lebih ringan dibandingkan dengan batako pada umumnya. Foto Muhammad Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Siapa sangka, abu sisa pembakaran sampah yang ada di tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) memiliki nilai jual yang tinggi. Seperti yang dilakukan oleh pemuda di Desa Jatinom, Kabupaten Blitar, yang mampu menyulap tumpukan abu sisa pembakaran sampah menjadi batako bahan bangunan untuk dinding rumah.

Caranya, sampah rumah tangga yang sudah terkumpul dibakar terlebih dahulu menggunakan tungku berukuran besar. Setelah itu, abu sisa dari pembakaran sampah tersebut dikumpulkan untuk dicampur dengan semen dan juga air.

Kemudian, bahan yang sudah tercampur rata di cetak dengan menggunakan alat pres batako.hasilnya, batako berbahan dasar abu sisa pembakaran sampah ini memiliki masa berat yang lebih ringan dari batako pada umumnya.

Meski belum terji, batako ciptaan Ahmad Redam tersebut sudah banyak dipesan oleh pembeli dari berbagai wilayah. "Selain ringan, batako abu sisa pembakaran sampah ini lebih terjamin dari segi kekuatannya," kata Ahmad Redam.

Dalam sehari, Ahmad Redam bisa menghasilkan 300 hingga 500 batako dengan menghabiskan satu kubik abu sisa pembakaran sampah. Hal ini juga dilakukan sebagai inovasi baru dalam mengurangi pencemaran lingkungan yang dihasilkan oleh limbah plastik. (pul)


Berita Terkait

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah

Mantan TKI Ponorogo yang Sukses Jadi Pengusaha Batako
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  15 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  4 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  16 jam

Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolingg...selanjutnya
Mlaku - Mlaku  14 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber