Berita Terbaru :
Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Pasien Covid 19 Bertambah Tujuh Orang, Satu Diantara Guru SMP
KPU Ngawi Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih 77,5 Persen
Menteri Desa Siapkan Dana Rp 40 Triliun Untuk Reborn Ekonomi Desa
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
   

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 04-07-2020 | 03:20 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Berbagai upaya sudah dilakukan petani, salah satunya menyemprotkan obat serangga, namun tidak membuahkan hasil. Foto Heru kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Ribuan ulat sejak sepekan terakhir menyerang tanaman jagung milik petani Ponorogo.

Hamparan tanaman jagung milik petani di Desa Nailan, Kecamatan Slahung, Ponorogo sudah berusia sekitar 45 hari. Namun sejak sepekan lalu diserang ribuan ulat. Akibatnya, tanaman jagung yang seharusnya sudah mengeluarkan buah atau bulir tak bisa berkembang.

Tak hanya memakan daun, ulat berwarna hijau dengan panjang mencapai 4 centimeter juga memakan bunga dan calon bulir jagung yang masih muda. Akibatnya, beberapa tanaman jagung pun dipotong dan dijadikan pakan ternak kambing maupun sapi.

Berbagai upaya sebenarnya sudah dilakukan para petani untuk membasmi ribuan ulat. Termasuk menyemprot obat hama dan pembasmi serangga. Tapi upaya ini sia sia. Sebab ulat bersembunyi didalam pohon. Bahkan di satu pohon sedikitnya terdapat empat hingga delapan ulat.

Sundari petani jagung mengatakan, kini hanya bisa mengais satu persatu dengan cara manual ulat yang menyerang tanaman jagung.

Petani hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut. Meski setiap hari ribuan ulat sudah diambil, namun populasi ulat terus bertambah dan mengancam petani jagung alami gagal panen. (pul)

Berita Terkait

Seluas 750 Hektar Tanaman Jagung Diserang Ulat Grayak Dari Amerika

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung

Bupati Malang Resmikan Hasil Riset Jagung Hibrida Inchi Masari 10

Jamur Berbahan Janggel Jagung Laris Manis di Pasaran
Berita Terpopuler
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
Ekonomi Dan Bisnis  5 jam

Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Peristiwa  50 menit

Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber