Berita Terbaru :
Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Parade Nusantara Tuntut Revisi UU 2/2020 yang Hapus Dana Desa, Hari Ini Agenda Perbaikan Gugatan
Seluruh Parpol Ngawi Deklarasi Usung Pasangan OK
Beredar Surat Keterangan Bebas Covid 19 Palsu
Setiajit-Armaya Resmi Kantongi Rekom PDIP di Pilkada Tuban
Tiga Tenaga Kesehatan Pungpungan Positif Covid-19
Memalukan, Muda Mudi Ini Berbuat Senonoh di Areal Taman Adipura Sumenep
Rem Blong, Truk Hantam Mobil dan Motor
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
PKB Rekom Gus Ipul Maju Pilwali Kota Pasuruan
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
   

Disabilitas Merakit Mobil Mesin Sepeda Motor
Otomotif  Jum'at, 03-07-2020 | 03:12 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Inilah pikap rakitan Subeki warga Desa Pelas Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. Foto: Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Subeki (62), seorang disabilitas di Desa Pelas Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, berhasil merakit pikap dengan alat seadanya. Uniknya, pikap buatannya menggunakan mesin sepeda motor bebek, rakitan pria yang hanya lulusan sekolah dasar tersebut dapat maju dan mundur layaknya sebuah mobil.

Untuk merakit pikap ini, Subeki memanfaatkan bodi atau sasis mobil suzuki carry miliknya yang sudah tidak terpakai. Meski tidak mempunyai keahlian memodifikasi kendaraan bermotor, namun pria lulusan sekolah dasar ini dengan tekun akhirnya mampu membuat pikap dengan mesin sepeda motor.

"Saat merakit pikab, saya tidak menggunakan mesin bubut dan hanya manual serta mengandalkan mesin las," ucap Subeki.

Untuk mmebuat pikab, Subeki membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Meski cara merakit Subeki secara otodidak, namun  pikap buatannya tidak kalah dengan buatan bengkel-bengkel besar dan justru viral di media sosial.

Untuk pikap buatan Subeki, kecepatannya mampu berjalan 40-50 kilometer/jam. Selain itu juga lebih hemat, satu liter bensin mampu menempuh jarak 25 kilometer.

Dalam sebulan terakhir, Subeki sudah merakit dua pikap yang menggunakan mesin sepeda motor. Namun satu pikap sudah dibeli orang.

Subeki memasang tarif antara Rp 5 juta sampai Rp 7 juta untuk memasangkan mesin sepeda motor, ke kendaraan pengangkut barang yang rusak seperti pikap dan ledok. Namun jika ada orang pesan, Subeki memasang tarif sekitar Rp 20-25 juta per unitnya. (yos)

Berita Terkait

Disabilitas Merakit Mobil Mesin Sepeda Motor
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  15 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  4 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  16 jam

Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolingg...selanjutnya
Mlaku - Mlaku  14 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber